Iklan HUT Morowali PT Vale

Terbaru, Ini Daftar Obat Sirup yang Bisa Diresepkan Untuk Anak

Obat sirup
Petunjuk penggunaan obat sirup Kementerian Kesehatan RI. / Ist

ReferensiA.id- Meningkatnya kasus gagal ginjal akut pada anak yang diduga akibat penggunaan obat sirup yang terkontaminasi propilen glikol, polietilen glikol, sorbitol, dan/atau gliserin/gliserol melebihi ambang batas, membuat masyarakat khususnya orang tua yang memiliki anak, merasa was-was dalam memilih obat, khususnya obat sirup saat anak demam atau sakit.

Agar tidak salah pilih obat sirup, sebaiknya orang tua mulai memperhatikan obat sirup yang sudah ditetapkan aman penggunaannya oleh pemerintah melalui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Baca Juga:  Pemerintah Sudah Bolehkan Buka Masker di Ruang Terbuka

Baru-baru ini BPOM telah merilis setidaknya 156 obat sirup yang dinyatakan aman untuk diresepkan kepada anak.

Berdasarkan pernyataan yang disadur dari laman resmi Sekretariat Kabinet pada Selasa, 25 Oktober 2022, tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) dapat meresepkan 156 obat dengan sediaan cair/sirop.

Hal ini tertuang dalam Surat Plt. Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Nomor: HK.02.02/III/3515/2022 tentang Petunjuk Penggunaan Obat Sediaan Cair/Sirup pada Anak dalam rangka Pencegahan Peningkatan Kasus Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA)/(Atypical Progressive Acute Kidney Injury) yang dikeluarkan pada tanggal 24 Oktober 2022.

Baca Juga:  PT Vale Bantu Fasilitas Penunjang Puskesmas di Morowali

Juru Bicara Kemenkes M Syahril mengatakan, obat ini dipastikan tidak menggunakan propilen glikol, polietilen glikol, sorbitol, dan/atau gliserin/gliserol, dan aman sepanjang digunakan sesuai aturan pakai.

“Jenis obat yang boleh digunakan sesuai dengan rekomendasi BPOM [Badan Pengawas Obat dan Makanan],” kata Syahril.