Erwin Burase yang memperoleh penugasan dari Partai Golkar untuk maju di Pilkada Parigi Moutong 2024, tinggal menunggu SK penetapan dari DPP partai besutan Airlangga Hartarto untuk koalisi mengusung pasangan Erwin Burase. Termasuk partai lainnya, tempat Erwin Burase menjalin komunikasi politik.
Sebagaimana diketahui, kuota anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong sebanyak 40 kursi. Pada Pemilu serentak 2024, PKB berhasil meloloskan 4 orang wakilnya ke DPRD Kabupaten Parigi Moutong. Sedangkan Partai Golkar berhasil meloloskan 5 wakilnya ke DPRD Kabupaten Parimo.
Bila kedua partai ini berkoalisi mengusung bakal calon Erwin Burase pada Pilbup Parimo 2024, maka total kursi yang dikumpulkan adalah 9 kursi, sudah melampaui batas minimal 8 kursi sebagaimana ditetapkan oleh KPU.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Parimo Sukiman dihubungi wartawan melalui telepon menegaskan, dengan terbitnya SK DPP PKB tentang penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati Parimo 2024, Erwin Burase-Abdul Sahid, mengakhiri spekulasi yang berkembang di publik mengenai figur selain Erwin Burase yang diusung PKB.
“Jadi SK penetapan ini mengakhiri klaim figur tertentu yang diusung PKB,” tegasnya.
Ia juga meminta kepada seluruh pengurus dan anggota PKB di Parimo untuk tegak lurus terhadap putusan partai yang menetapkan Erwin Burase-Abdu Sahid sebagai pasangan calon yang diusung PKB di Pilbup Parimo 2024.
Sementara itu, Ketua Desk Pilkada DPC PKB Parigi Moutong, H Wardi dihubungi medi ini melalui pesan whatsapp membenarkan, jika Erwin Burase telah menerima surat penetapan sebagai calon bupati Parimo dari PKB.
“Penyerahan SK di Jakarta pada hari di mana surat tersebut dikeluarkan oleh DPP,” ujarnya.
Terpisah, Erwin Burase mengaku sangat bersyukur mendapat surat penetapan sebagai calon bupati dari DPP PKB, berpasangan dengan Abdu Sahid.



















