Masih menurut Rasyid, sekalipun Muswil ada pemilihan ketua dan sekretaris, namun nuansanya berlansung secara kekeluargaan. Tidak ada kampanye, tidak ada kubu-kubuan apalagi agitasi. Semua berlangsung adem layaknya kenduri sebuah keluarga besar.
Semangat yang diusung pada Muswil kali ini adalah silaturahim antar anggota purna. Dalam tradisi di KB PII sebagaimana juga PII tidak ada yang berambisi dan mengincar menjadi ketua.
Semua diserahkan pada kehendak peserta musyawarah. Ia berharap siapa pun yang memimpin KB PII pasca dirinya, mampu mengemban amanah yang sudah diputuskan dalam Muswil ketiga kali ini. RED



















