Nasdem Sulteng Ingatkan Rusdy Mastura Agar Tidak Jadi Politisi Kutu Loncat Hanya Demi Syahwat Politik

Nasdem Sulteng
Nasdem Sulteng bersama partai koalisi saat mendeklarasikan kemenangan Rusdy Mastura bersama Ma'mun Amir pada Pilkada lalu. / ReferensiA.id

ReferensiA.id- Pengurus Partai Nasdem Sulteng kembali bereaksi terkait rencana kepindahan Rusdy Mastura dari Nasdem ke partai lain.

Kali ini Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Nasdem Sulawesi Tengah (Sulteng) Aristan menyampaikan komentarnya menanggapi pernyataan Rusdy Mastura di beberapa media soal kekecewaannya kepada partai besutan Surya Paloh itu.

“Kalau (kritikan) ini adalah tanda perpindahan Kak Cudi ke parpol lain, kami tunggu saja pengunduran diri resmi beliau nanti,” ujar Aristan, Senin 6 Maret 2023 malam.

Baca Juga:  Siap Bangun Rumah Sakit Duafa, Gubernur Sulteng Tanda Tangani Naskah Kerja Sama dengan PT Arsa

“Tapi kalau ini kritik beliau, baiknya beliau sebagai Ketua Dewan Pertimbangan (Nasdem Sulteng) juga datang langsung sampaikan ke partai, biar bisa sama-sama memperbaiki dan memajukan partai ini,” katanya.

Masalahnya, kata dia, selama pria yang akrab disapa Cudi itu terpilih menjadi gubernur, jangankan datang menghadiri undangan rapat dan kegiatan partai, berkomunikasi dengan para pengurus partai pun enggan.

Baca Juga:  Jubir Sangganipa Masih Optimistis Rusdy-Ma'mun dapat 3 Partai Besar

“Selama ini kami maklum karena kesibukan beliau sebagai gubernur,” aku Aristan.

“Karena itu, jika benar beliau mau pindah partai karena alasan kekecewaan pada NasDem sebagaimana yang sudah disampaikan ke publik, saya kira itu tinggal alasan, beliau mengada-ada, karena yang sebenarnya, beliau menjauhi partai dengan tidak pernah mau menghadiri undangan rapat maupun kegiatan partai selama ini.
Kalau belum bisa berterimah kasih paling tidak jangan fitnah kami,” tandasnya.

Baca Juga:  Gubernur Sulteng Resmikan Smart Village di Kabupaten Sigi

Meski begitu, Partai Nasdem pun harus menerima jika Gubernur Sulawesi Tengah itu memutuskan untuk keluar dari Nasdem.

“Sebagai kader dan pengurus NasDem, kami tidak perlu kecewa berlebihan, kami tetap fokus mengerjakan agenda-agenda partai yang sudah kami programkan,” jelasnya.

Ia bahkan menegaskan, setiap kader partai yang ingin keluar dan pindah ke partai lain, juga harus dihargai sebagai hak politik mereka.

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *