News  

Presiden RI Sebut Selandia Baru Sebagai Mitra Penting di Pasifik

WhatsApp Image 2021 11 15 at 5.27.20 PM
Presiden Joko Widodo menerima kunjungan Menlu Selandia Baru Nanaia Mahuta, di Istana Merdeka, Senin 15 November 2021. / BPMI Setpres/Muchlis Jr

ReferensiA.id – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan kehormatan Menteri Luar Negeri (Menlu) Selandia Baru Nanaia Mahuta, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin 15 November 2021.

Dikutip dari laman resmi Sekertariat Kabinet, dalam pertemuan tersebut, Presiden menyampaikan sejumlah hal, utamanya mengenai kerja sama dengan Pasifik.

Presiden Jokowi menyebut bahwa Selandia Baru adalah mitra penting Indonesia di Pasifik. Oleh karena itu, Presiden ingin agar kemitraan ini terus dapat diperkuat.

Baca Juga:  Soal Piala Dunia U-20, Presiden: Jangan Campur Urusan Olahraga dan Politik

“Terima kasih atas dukungan Selandia Baru pada Pacific Exposition ke-2 yang dilakukan secara virtual,” ujar Presiden.

Kepala Negara juga menegaskan bahwa Indonesia memberikan perhatian khusus kepada Pasifik selama presidensi Indonesia di G20 tahun depan.

Presiden Jokowi mengatakan bahwa perwakilan dari negara-negara Pasifik akan diundang dalam KTT G20, Oktober tahun depan.

Baca Juga:  Jokowi Kamping di Lokasi IKN: Nikmati Malam di Ruang Terbuka

“Dalam COP-26 minggu lalu Indonesia secara khusus juga membawakan suara negara-negara kepulauan kecil yang tergabung dalam AIS (Archipelagic and Islands State),” ungkapnya.

Sementara itu, Menlu RI Retno Marsudi dalam keterangannya mengatakan bahwa kunjungan ini merupakan kunjungan pertama Menlu Mahuta ke luar negeri sebagai Menteri Luar Negeri Selandia Baru.

Menurut Retno, Indonesia dan Selandia Baru telah memiliki kemitraan komprehensif sejak 2018.

Baca Juga:  Cegah Omicron, Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun Disegerakan

Kemitraan ini telah menjadi fondasi kuat dalam upaya kedua negara untuk terus meningkatkan kerja sama, termasuk di masa sulit di tengah pandemi COVID-19.

“Tentunya kemitraan ini didasarkan pada asas saling menguntungkan, saling menghormati, dan menghormati kedaulatan serta integritas wilayah,” ungkap Retno. ***

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *