Begini Upaya IMIP Perkuat Kemandirian Ekonomi Petani Lokal

IMIP
Ist

ReferensiA.id- PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) mendorong pembangunan berkelanjutan melalui integrasi prinsip sosial dalam program pemberdayaannya.

Inisiatif ini tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan tata kelola yang bertanggung jawab dengan menempatkan masyarakat sebagai bagian dari strategi keberlanjutan kawasan industri. Termasuk memerkuat kemandirian ekonomi petani lokal di Morowali.

Head of Department CSR PT IMIP, Tommy Adi Prayogo menjelaskan, penguatan ekonomi petani lokal menjadi upaya untuk mengurangi kesenjangan sosial sekaligus menciptakan hubungan yang lebih inklusif antara industri dan komunitas.

Baca Juga:  PT Vale Tancap Gas Hilirisasi Nikel: Transparan di DPR, Perkuat Sinergi Industri–Pertahanan di Morowali

Hingga kini, tim CSR IMIP intens memberikan pembinaan berkelanjutan. Mulai dari teknik budi daya, manajemen kelompok, hingga pemenuhan standar kualitas yang sesuai dengan kebutuhan Central Kitchen kawasan.

“Pendekatan ini juga menyentuh aspek lingkungan dengan mendorong praktik pertanian yang terencana dan efisien. Program ini dapat meningkatkan kualitas hasil tani yang ramah lingkungan. Integrasi petani ke dalam rantai pasok industri menghadirkan transparansi dan kepastian pasar,” jelas Tommy Adi Prayogo, Senin 4 Mei 2026.

Baca Juga:  PT IMIP Dorong Hortikultura Berkelanjutan, Transformasi Lahan dan Ekonomi Lokal

Pola kemitraan yang terstruktur membantu petani memahami standar, kontrak, serta mekanisme distribusi yang lebih profesional, sehingga mengurangi ketergantungan pada pasar tradisional yang fluktuatif.

Implementasi program ini telah menghasilkan capaian konkret dengan bergabungnya dua kelompok tani sebagai pemasok di IMIP, yakni Kelompok Tani Berkah Mombula dan Kelompok Tani Sukamaju.

Sejak 2022, IMIP telah melaksanakan pelatihan sistem pertanian terintegrasi, serta pada 2023 lalu melakukan pendampingan kelompok tani lokal melalui bantuan sarana, prasarana, dan penguatan akses pasar.

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *