Polisi Ungkap Penimbunan BBM Subsidi Ribuan Liter di Banggai Laut

Penimbunan BBM
Polisi ungkap dugaan penimbunan BBM bersubsidi di Banggai Laut. / Ist

ReferensiA.id- Petugas kepolisian mengungkap dugaan penimbunan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kabupaten Banggai Laut (Balut). Ribuan liter BBM jenis bio solar ditemukan dalam sebuah penampungan dan sebuah kendaraan pengangkut.

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Tengah melalui Subdit IV Tipidter tengah melakukan penyelidikan terhadap dugaan tindak pidana di sektor minyak dan gas (migas), khususnya terkait penimbunan BBM bersubsidi jenis bio solar di wilayah Banggai Laut.

Kegiatan penyelidikan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 15 April 2026, dimulai sekira pukul 13.30 Wita, petugas melakukan pengecekan di sebuah lokasi tertutup berupa bekas bengkel, diduga digunakan sebagai penampungan BBM subsidi, dengan pemilik berinisial HP di Kelurahan Lompio, Kecamatan Banggai.

Dari hasil pengecekan, petugas menemukan sebanyak 58 jeriken berkapasitas 20 liter yang berisi bio solar, dengan total volume sekitar 1.160 liter.

Baca Juga:  Kendalikan Peredaran Narkoba dari Lapas, IL Libatkan Istri dan Mertua dalam Kasus Pencucian Uang Rp42 Miliar

Selain itu, turut diamankan satu unit kendaraan pikap jenis Isuzu Panther berwarna hitam dengan nomor polisi DN 8003 HA yang diduga digunakan untuk mengangkut BBM dari SPBU sebelum dipindahkan ke jeriken.

Tak hanya itu, petugas juga melakukan pembuntutan terhadap kendaraan lain yang dicurigai membawa BBM subsidi.

Kendaraan pikap jenis Suzuki Carry dengan Nomor Polisi DN 1359 CA itu dihentikan di Jalan Tadulako, Desa Lampa, Kecamatan Banggai.

Baca Juga:  Polisi Gagalkan Peredaran Sabu Seberat 4,4 Kilogram di Kota Palu

Dari kendaraan tersebut, petugas menemukan 36 jeriken, di mana 30 jeriken berkapasitas 35 liter berisi bio solar dengan isi rata-rata 33 liter per jeriken, sementara 6 jeriken lainnya dalam kondisi kosong. Total BBM yang diamankan dari kendaraan ini diperkirakan mencapai 990 liter.

Kendaraan dan BBM tersebut diketahui milik seorang warga dengan inisial  H yang berprofesi sebagai petani dan berdomisili di Kelurahan Lompio.

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *