Iklan HUT Morowali PT Vale

Jembatan Gumbasa Putus, 58 Rumah Terendam Banjir di Kabupaten Sigi

Jembatan gumbasa putus
Jembatan penghubung Desa Pandere dan Desa Pakuli Utara di Kabupaten Sigi putus akibat tingginya debit air. / Ist

ReferensiA.id- Jembatan penghubung antara Desa Pandere dan Desa Pakuli Utara, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi putus. Penyebabnya lantaran debit air yang tinggi di aliran sungai.

Curah hujan yang tinggi sejak Senin, 5 September 2022 malam, di beberapa wilayah Kabupaten Sigi khususnya di wilayah hulu sungai, menyebabkan meningkatnya debit air. Kondisi itu berdampak pada ambruknya jembatan penghubung di Kecamatan Gumbasa.

Baca Juga:  Curah Hujan Tinggi, Terjadi 20 Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Kabupaten Donggala

Selain menyebabkan Jembatan Gumbasa putus, puluhan rumah juga dilaporkan terendam banjir akibat hujan semalaman.

“Iya betul. Sidondo 2 air Sungai Palu meluap sampai di pemukiman warga, semetaea 58 rumah terendam banjir,” ungkap Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sigi Ahmad Yani kepada ReferensiA.id, Selasa 6 September 2022.

Kata dia, putusnya Jembatan Gumbasa dan puluhan rumah warga terendam banjir akibat banjir kiriman dari wilayah Palolo dan Kulawi Raya yang terdiri dari Kecamatan Kulawi, Lindu, Lindu Selatan dan Pipikoro.

Baca Juga:  Prakiraan Cuaca Sulteng Rabu 13 Oktober 2022, Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah

Saat ini BPBD setempat masih melakukan pendataan dan memaastikan kondisi terkini di beberapa lokasi yang rawan banjir di Kabupaten Sigi. RED