Listrik Sulteng Masih Jadi Kendala Investasi Tambak Udang

Kendala Investasi Tambak Udang
Gubernur Sulteng Rusdy Mastura menerima Direktur Utama PT. Esaputlii Prakarsa Utama dan sejumlah pihak. / Ist

ReferensiA.id – Listrik masih jadi kendala investasi tambak udang di Sulteng. Padahal, investor sudah mulai membangun tambak udang skala besar di daerah ini.

Direktur Utama PT. Esaputlii Prakarsa Utama, Ahmad Bhakti Baramuli menemui Gubernur Sulawesi Tengah dan meminta dukungan ketersediaan listrik untuk mendukung investasi tambak udang vaname sistem inti plasma di Kabupaten Donggala.

Perusahaan ini membangun tambak udang di sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah di antaranya Tomoli seluas 15 Ha, Donggulu (78 Ha), dan Lombonga (248 Ha). Menurutnya, ketersediaan listrik yang ada belum memadai.

Ahmad Bhakti Baramuli menyampaikan masalah listrik saat beraudiensi dengan Gubernur Sulawesi Tengah H.Rusdy Mastura di Rujab Gubernur, pada Rabu 9 Maret 2022.

Sementara, Gubernur Sulawesi Tengah H.Rusdy Mastura merespons positif niat baik Direktur Utama PT. Esaputlii Prakarsa Utama.

Ia berharap Kadin Donggala menginventarisir kebutuhan PT Esaputlii Prakarsa Utama agar Sulteng menjadi daerah penyanggah IKN, di antaranya menyuplai udang vaname.

“Nanti buat draf surat ditujukan ke pimpinan PLN kebetulan dalam waktu dekat saya akan ketemu Bapak Presiden,” pungkasnya berpesan untuk mempercepat kebutuhan listrik.

Pada pertemuan itu, hadir pula Direktur BukaPengadaan by Bukalapak Hita Supranjaya dan Ketua Kadin Donggala DR. Rahmad Arsyad.

Kepada Gubernur, Hita Supranjaya hadir bukan terkait tambak udang. Melainkan menyampaikan pihaknya siap membantu digitalisasi UMKM di Sulteng agar dapat terakses oleh pemerintah dan bisa bertransaksi dengan pemerintah melalui BukaPengadaan untuk BELAPengadaan.

Digitalisasi diharapakan dapat meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM di Sulteng. RED

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *