“Harapan kami dengan terselenggaranya kegiatan ini, ke depannya PT CPM bisa selalu hadir di Kota Palu untuk memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Koordinator Yayasan Rekeed Islami Indonesia (YRID), Fahmi Rahmat menjelaskan, anak-anak yang terlibat dalam kegiatan ini bukan berasal dari panti asuhan, melainkan anak yatim yang tinggal bersama keluarga atau wali mereka.
“Hari ini adalah kegiatan belajar bersama dengan anak yatim. Ini bukan anak dari panti, tetapi anak-anak yatim yang tinggal bersama keluarganya,” jelas Fahmi.
Menurutnya, pendekatan ini dipilih karena pada prinsipnya anak yatim tetap perlu mendapatkan perhatian dan dukungan meskipun mereka tinggal bersama keluarga.
“Kami fokus kepada mereka yang tinggal bersama keluarga karena pada prinsipnya anak yatim harus tetap tinggal bersama walinya,” tuturnya. ***



















