Iklan HUT Morowali PT Vale

23 Ribu Petani dan Nelayan di Morowali Bakal Didaftarkan ke BPJamsostek

23 ribu petani dan nelayan di Morowali bakal didaftarkan ke BPJamsostek
BPJamsostek terima hibah tanah di Kawasan Terpadu Mandiri dari Pemkab Morowali. / Ist

ReferensiA.id – Sebanyak 23 ribu petani dan nelayan di Morowali bakal didaftarkan ke BPJamsostek. Pemerintah setempat akan menganggarkannya di APBD tahun ini.

Direktur Umum & SDM BPJamsostek, Abdur Rahman Irshadi mengungkapkan rencana perlindungan sosial bagi petani dan nelayan pada acara penyerahan hibah berupa tanah di Kawasan Terpadu Mandiri (KTM) dari Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali, Rabu 16 Maret 2022.

Baca Juga:  Kemendagri Minta Pemda Alokasikan Anggaran Jamsostek untuk Non ASN

Irshadi menyatakan apresiasi kepada Bupati, unsur Muspida dan DPRD Kabupaten Morowali atas dukungan program BPJAMSOSTEK terhadap perlindungan aparat desa dan tenaga honorer di Morowali. Begitu juga nantinya kepesertaan bagi puluhan ribu petani dan nelayan.

“Saat ini semua aparat desa dan tenaga honorer di Morowali sudah dilindungi oleh 2 program JKK dan JKM BPJAMSOSTEK. Serta harapan kami ke depannya Pemkab Morowali menambahkan program JHT untuk tabungan dan JP agar aparat desa/ honorer juga bisa menikmati uang pensiun seperti pegawai ASN, serta ditambah lagi tahun ini akan dianggarkan melalui APBD untuk kepesertaan BPU bagi petani dan nelayan sebanyak 23.000 peserta,” terang Irsyadi.

Baca Juga:  PT Agung Jaya Mining Diadukan Mantan Pekerja, Kemenkumham Mediasi

Irsyadi menambahkan total klaim BPJASMSOSTEK untuk Morowali sampai dengan saat ini sebesar 5.193 klaim dengan total nilai manfaat sebesar 58,87 miliar untuk program JHT, JKM, JKK, dan JP. Serta tambahan manfaat program JKP bagi karyawan yang ter-PHK mulai Februari tahun ini sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Diberitakan sebelumnya, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menerima hibah tanah di Kawasan Terpadu Mandiri (KTM) dari Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali.