ReferensiA.id- Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bekerja sama dengan Anggota Komisi X DPR RI, Nilam Sari Lawira, menggelar workshop bertajuk “Etika, Keamanan Data & Privacy dalam Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial” yang dilaksanakan di Aula SMKN 2 Palu, Jumat 24 April 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa penerima KIP aspirasi Nilam serta generasi muda (Gen Z) Kota Palu yang memiliki ketertarikan terhadap perkembangan teknologi digital, khususnya kecerdasan artifisial (AI).
Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat, terutama generasi muda, agar tidak hanya mampu memanfaatkan teknologi AI, tetapi juga memahami aspek etika, keamanan data, dan perlindungan privasi dalam penggunaannya.
Dalam sambutannya, Nilam Sari Lawira menekankan perkembangan teknologi harus diiringi dengan kesadaran moral dan tanggung jawab sosial.
“Kecerdasan artifisial adalah peluang besar bagi generasi muda untuk berkembang dan berinovasi. Namun, di balik itu ada tanggung jawab besar, terutama dalam menjaga etika, keamanan data, dan privasi. Jangan sampai teknologi justru menjadi ancaman karena disalahgunakan,” ujar Nilam.
Ia juga mengingatkan, generasi Z merupakan pengguna teknologi paling aktif, sehingga memiliki peran strategis dalam menciptakan ekosistem digital yang sehat dan aman.
“Anak-anak muda hari ini bukan hanya pengguna, tetapi juga calon pencipta teknologi masa depan. Karena itu, penting untuk memahami batasan etika dan menjaga integritas dalam setiap pemanfaatan teknologi digital,” tambahnya.
Para narasumber dari BRIN dalam workshop ini memaparkan berbagai materi terkait risiko kebocoran data, pentingnya perlindungan informasi pribadi, serta bagaimana menggunakan AI secara bijak dan bertanggung jawab.
Peserta juga diberikan pemahaman tentang regulasi serta praktik terbaik dalam menjaga keamanan digital di era modern.



















