Iklan HUT Morowali PT Vale

Akselerasi Dekarbonisasi, PT Vale Komitmen Gunakan LNG untuk Smelter di Sulteng

PT Vale
Presiden Direktur PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) Febriany Eddy berbicara pada Sustainability Forum 2021, Selasa 22 Maret 2022. / PT Vale

Referensi.id – Akselerasi penggunaan energi bersih menjadi poin fundamental dalam memastikan masa depan perekonomian serta sektor lainnya tetap terjaga dalam konteks keberlanjutan.

Presiden Direktur PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) Febriany Eddy mengungkapkan, perseroan yang bergerak pada sektor pertambangan telah membangun peta jalan guna menurunkan emisi karbon untuk scope 1 dan 2 sampai 1/3 di tahun 2030 dan net zero tahun 2050.

Baca Juga:  PT Vale Sabet Tiga Penghargaan ISDA Award 2022

“Untuk rencana smelter baru di Sulawesi Tengah, kami bersama dengan partner dari Tiongkok telah berkomitmen menggunakan LNG bukan batubara untuk pembangkit listrik di sana,” ujar Febriany Eddy dalam Sustainability Forum 2021 pada Selasa 22 Maret 2022.

Kegiatan yang diselenggarakan PT Vale Indonesia Tbk tersebut mengangkat tema “Dekarbonisasi untuk Masa Depan Berkelanjutan”. Kegiatan dilaksanakan secara hybrid dari Makassar.

Baca Juga:  Insan Tambang di CPM Diajak Wujudkan "Tambang Merdeka"

Febriany Eddy menjelaskan, khusus untuk proyek di Sulteng, terdapat proses yang butuh hingga 9 bulan negoisasi dengan partner perseroan beralih ke LNG.

“Awalnya bagi mereka tidak masuk diakal, pindah ke LNG akan mengurangi NPV project kami sebesar $200 juta, padahal secara regulasi tidak ada yang mengharuskan PT Vale saat ini untuk beralih, kenapa harus memilih jalan yang lebih susah dan mahal. Jawaban kami, hal ini adalah pilihan bukan paksaan,” urai Febriany Eddy.

Baca Juga:  Lagi, Konflik Perusahaan Tambang Milik PT Bumi Resources Minerals dengan Warga Penambang di Palu Berujung Ricuh

Menurut dia, ukuran keberhasilan suatu organisasi tidak hanya pada keberhasilan finansial tetapi juga pada faktor lain. Untuk itu, perseroan mengadopsi 3P, yakni people, profit dan planet.