Iklan HUT Morowali PT Vale
News  

BMKG Imbau Warga Hindari Bangunan Retak Pasca Gempa 5,2 di Teluk Tomini

BMKG Imbau Warga
BMKG

ReferensiA.id- Meskipun gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,2 yang berpusat di Teluk Tomini tidak berpotensi tsunami, namun pihak BMKG Imbau warga hindari bangunan retak dan rusak.

“Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa,” Imbau Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatalogi dan Geofisika (BMKG) Bambang Setiyo Prayitno dalam keterangan tertulisnya, Kamis 12 Mei 2022.

Baca Juga:  Tojo Unauna Sulteng Diguncang Gempa M5,2, Tidak Berpotensi Tsunami

Selain itu, warga juga dianjurkan untuk memeriksa dan memastikan bangunan tempat tinggal masing-masing cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah.

Seperti diberitakan, gempa bumi magnitudo 5,2 terjadi pada Kamis, 12 Mei 2022, sekira pukul 15 .22.Wita.

Lewat keterangan terbaru pihak BMKG menyebut, wilayah Pantai Selatan Bone Bolango, Gorontalo diguncang gempabumi tektonik.

Baca Juga:  Banjir di Lore Utara Poso, 261 KK Terdampak Butuh Air Bersih

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,1.

Episenter gempabumi terletak pada koordinat 0,01° LS ; 123,48° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 28 kilometer arah Selatan Bone, Bone Bolango, Gorontalo pada kedalaman 126 kilometer.

BMKG menyebut, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Laut Sulawesi.