Iklan HUT Morowali PT Vale

Duta Pariwisata Sulteng 2022 Minta Dukungan ke Komisi IV DPRD Sulteng

Duta pariwisata Sulteng 2022
Duta Pariwisata Sulteng 2022 saat beraudiensi dengan Komisi-IV DPRD Provinsi Sulteng. / Ist

ReferensiA.id- Duta Pariwisata Sulteng tahun 2022 di bawah naungan Yayasan Dey Ante Yojo bersilaturahmi dan beraudiensi dengan Komisi-IV DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Mereka datang untuk meminta dukungan sebelum mengikuti ajang kompetisi pemilihan duta pariwisata tingkat nasional di Jakarta pada November ini.

Silaturahmi Komisi IV DPRD Sulteng dan Duta Pariwisata Sulteng 2022 dilaksanakan di Ruang Sidang Utama DPRD Provinsi Sulteng, Selasa (15/11/2022).

Baca Juga:  Pemprov Sulteng Ungkap 4 Alasan Hibah Rp14 Miliar untuk Munas KAHMI di Kota Palu

Rombongan diterima Ketua Komisi-IV DPRD Provinsi Sulteng Dr.Ir.Alimuddin Pa’ada,MS, dan juga dihadiri beberapa Anggota Komisi-IV DPRD Provinsi Sulteng yakni Dr I Nyoman Slamet, Muh Ismail Junus, Rahmawati M Nur, Fairus Husen Maskati, dan Winiar Hidayat Lamakarate.

Pada kesepatan ini juga dihadiri langsung oleh Ketua Yayasan Dey Ante Yojo, Iskandar Zulkarnain, dan juga dihadiri oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sulteng.

Baca Juga:  Penyintas Bencana Demo, Minta DPRD Batalkan Hibah Munas KAHMI

Ketua Yayasan Dey Ante Yojo, Iskandar Zulkarnain menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan dan sekaligus melakukan audiensi dengan pihak komisi-IV.

Dia menyampaikan bahwa maksud kunjungan ini merupakan ajang perkenalan terhadap para Duta Pariwisata Sulteng tahun 2022.

Iskandar Zulkarnain meminta dukungan kepada DPRD Sulteng kepada para Duta Pariwisata Sulteng tahun 2022 yang akan mengikuti ajang kompetisi pemilihan duta pariwisata tingkat nasional di Jakarta pada bulan November tahun 2022.

Baca Juga:  Organisasi Profesi Kesehatan Datangi DPRD Sulteng, Sampaikan 12 Alasan Tolak RUU Kesehatan Omnibus Law

Dia juga menginformasikan bahwa pada tahun 2023, Sulteng akan menjadi tuan rumah untuk ajang pemilihan duta pariwisata tingkat nasional yang akan diikuti 60 peserta dari 17 provinsi seindonesia.