Iklan HUT Morowali PT Vale

Guru Tua Sosok Pencerah dan Guru Bangsa, Layak Jadi Pahlawan Nasional

Guru Tua
Gubernur Sulawesi Tengah (baju biru) saat menghadiri Haul ke-54 Guru Tua kembali menegaskan komitmen untuk mewujudkan gelar pahlawan nasional bagi tokoh yang dikenal kharismatik itu. / Ist

ReferensiA.id- Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Rusdy Mastura kembali menegaskan komitmennya untuk mewujudkan gelar pahlawan nasional bagi Sayyid Idrus bin Salim Al-Jufri atau Guru Tua.

Menurut Gubernur, jasa Guru Tua terhadap kemajuan bangsa ini sangat besar, melalui pendirian lembaga pendidikan Alkhairaat pada tahun 1930.

Lembaga ini bahkan telah berkembang luas bukan hanya di Kota Palu sebagai pusatnya, tapi ke seantero nusantara dengan berdirinya cabang-cabang madrasah dan perguruan tinggi Alkhairaat.

Baca Juga:  Gubernur Dorong Kisah Tombolotutu Masuk Kurikulum Sekolah

Dengan demikian kontribusi Guru Tua kata gubernur tidak diragukan lagi sebagai sosok pencerah dan guru bangsa.

“Karena itu pada pertemuan yang mulia ini dengan tegas saya sampaikan sebagai gubernur mendukung penuh untuk mengusulkan beliau sebagai pahlawan nasional dari Sulawesi Tengah,” kata Gubernur Sulteng saat menghadiri Haul ke-54 Guru Tua di kompleks Alkhairaat, Jalan Sis Al-Jufri Palu, Sabtu 14 Mei 2022.

Baca Juga:  Pahlawan Nasional Tombolotutu Berdarah Kaili, Bugis dan Mandar

Di kegiatan yang dihadiri para tokoh nasional, pejabat, pemuka masyarakat, ulama, habaib dan abnaul khairaat dari berbagai penjuru negeri itu, Gubernur Sulteng juga mendorong generasi muda, para Abnaul Khairaat (anak-anak Alkhairaat) supaya bersinergi dalam membangun dan menyongsong Sulteng sebagai daerah penyangga Ibu Kota Negara (IKN) baru nantinya.

“Karena itu sumber daya manusia kita harus siap supaya kita dapat menjadi pemimpin peradaban baru Indonesia,” harapnya. RED