Iklan hari Kartini DPRD Sulteng

Miris!!! 7 Lansia Panti Jompo di Palu Terpaksa Makan Tanpa Lauk

Lansia Panti Jompo di Palu
Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Ismail Yunus saat mengunjungi lansia di panti jompo milik Yayasan Al Kautsar di Kota Palu, Sulawesi Tengah. / ReferensiA.id

“Saya akan coba panggil Dinas (Dinas Sosial Provinsi) kenapa (Yayasan Al Kautsar) tidak pernah tersentuh. Dari segi kemanusiaan, mau dia swasta atau negeri yang jelas ada lansia yang butuh kita perhatikan,” kata Ismail Yunus.

Wakil Ketua DPRD Kota Palu Rizal Dg Sewang yang sudah lebih dulu berkunjung ke tempat itu, menyebut akan menindaklanjuti persoalan tersebut.

“Selain komunikasi internal DPRD, termasuk komunikasikan dengan dinas terkat, Dinsos Kota Palu. Kita ingin masalah ini selesai, terutama soal makan orang tua kita, mereka usia senja hanya butuh makan,” katanya.

Ia juga ingin agar kedepan yayasan tersebut mendapatkan bantuan dari pemerintah untuk menggerakkan usaha yayasan, agar secara ekonomi bisa mandiri.

“Kita akan dorong untuk menghidupkn usaha panti. Yang perlu didorong usaha mandiri panti seperti aula dan ekonomi kreatif, supaya mandiri secara ekonomi,” tandasnya.

Kata dia, banyaknya jumlah panti asuhan di Kota Palu, sehingga perlu solusi. Pemerintah perlu memberikan dukungan agar seluruh panti asuhan di Kota Palu kedepan bisa bergerak secara mandiri untuk kebutuhan ekonominya.

“Dalam waktu dekat saya akan bantu juga, kita juga akan intervensi lewat DPRD. Usaha panti harus dihidupkn, sehingga yang seharusnya jadi beban pemerintah sesuai dalam undang-undang jadi lebih ringan,” tandasnya.

Hal itu juga diamini oleh Anggota Komosi A DPRD Kota Palu Nasir Dg Gani. “Ini kebetulan berada di Komisi kami. Kami dari Komisi A sangat prihatin. Ini masalah kelaparan tidak bisa kita tunda,” kata Nasir Dg Gani.

Lansia yang menghuni panti jompo Yayasan Al Kautsar merupakan lansia terlantar, ada yang sudah tak punya keluarga di Kota Palu dan ada pula yang tak lagi mendapatkan perhatian keluarganya. RED

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google NewsIklan Bawaslu Morowali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *