“Kami berharap BPS dapat terus memperkuat kualitas data hingga tingkat desa dan kelurahan sehingga pemerintah daerah memiliki basis informasi yang lebih presisi dalam menyusun program pembangunan. Data yang akurat akan membantu memastikan bantuan sosial tepat sasaran, mempercepat penurunan angka kemiskinan, meningkatkan kualitas pendidikan, dan memperkuat pelayanan dasar masyarakat,” ungkapnya.
Nilam juga menyoroti pentingnya penyediaan data sektoral yang lebih komprehensif terkait sektor pertanian, perikanan, UMKM, dan ketenagakerjaan yang menjadi sumber penghidupan utama masyarakat Sulawesi Tengah.
“Sebagai daerah yang memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan pertambangan, Sulawesi Tengah membutuhkan dukungan data yang semakin detail dan mutakhir agar program pembangunan dapat lebih efektif serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Nilam mendukung langkah Komisi X DPR RI yang mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia BPS, integrasi berbagai kegiatan survei agar lebih efisien, serta penguatan sistem statistik nasional untuk mendukung agenda pembangunan Indonesia ke depan.
Ia berharap usulan program dan anggaran BPS RI Tahun 2027 dapat diarahkan secara optimal untuk memperkuat kualitas data nasional, meningkatkan kapasitas statistik daerah, serta mendukung berbagai program prioritas pemerintah.
“Ke depan, pembangunan Indonesia membutuhkan data yang semakin presisi, cepat, dan terpercaya. Karena itu, penguatan kelembagaan BPS harus menjadi bagian penting dari upaya mewujudkan pembangunan nasional yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan,” tutup Nilam Sari Lawira. ***



















