ReferensiA.id- Pengembangan proyek Indonesia Growth Project (IGP) Sorowako Limonite (Sorlim) milik PT Vale Indonesia menunjukkan perkembangan signifikan sepanjang kuartal pertama 2026.
Manajemen PT Vale menyebut progres konstruksi tambang telah mencapai 43 persen dengan pembangunan sejumlah infrastruktur utama dan fasilitas pendukung yang terus berjalan untuk mendukung kesiapan operasional proyek.
Berbagai tahapan pembangunan telah dilaksanakan sesuai target perusahaan dengan mengedepankan standar operasional, keselamatan kerja dan prinsip keberlanjutan yang selalu menjadi komitmen perseroan.
“Progres pertumbuhan kami di Indonesia Growth Project Sorowako Limonite terus menunjukkan kemajuan positif di kuartal pertama tahun ini,” tulis keterangan manajemen PT Vale pada kanal resmi mereka di Instagram, Rabu 1 Juli 2026.
Pihak perusahaan fokus pada pekerjaan yang diarahkan pada pembangunan infrastruktur inti yang menjadi penunjang operasional proyek pada fase konstruksi saat ini, antaranya meliputi pembangunan transfer point, sediment pond Nayoko, serta sejumlah fasilitas pendukung lainnya.
“Hingga saat ini, progres konstruksi tambang telah mencapai 43%. Pembangunan infrastruktur utama, fasilitas pendukung, serta pengembangan fasilitas operasional terus berjalan guna mendukung kesiapan proyek.”
Beberapa fasilitas pendukung yang dibangun seperti kantor proyek, ruang multifungsi, klinik, fasilitas tanggap darurat dan gedung pelatihan yang digunakan untuk mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia di area operasional.
Sejalan dengan perkembangan proyek, perusahaan turut mempercepat pembangunan beberapa fasilitas baru yang dirancang untuk meningkatkan kesiapan operasional dan efisiensi kerja. Fasilitas tersebut antara lain Mine Office Extension dan Mine Equipment Maintenance Workshop Extension.



















