Masih minimnya literasi sebagian kecil masyarakat, menjadi hal urgen yang terus diupayakan IMIP untuk segera dibenahi. Agista, mengakui, minat baca masyarakat saat ini sangat kurang.
Merespon kondisi itu, Agista dan Tim CSR IMIP membuat inovasi pembelajaran yang dapat memacu minat baca anak sejak dini di Rumah Literasi Sidaya dengan menerapkan inovasi hari baca mingguan. Anak-anak dibiasakan membaca berita atau artikel sekaligus dalam berbagi informasi.
“Di Rumah Literasi, anak-anak tidak hanya belajar. Mereka berdiskusi dan saling memberi masukan. Ini membuka cakupan relasi dengan anak-anak dari sekolah lain, sehingga mereka menjadi pribadi yang lebih berani dan terbuka,” tambah Agista.
Melalui program ini, PT IMIP berharap masyarakat dapat semakin memahami bahwa tanggung jawab sosial perusahaan pengelola kawasan industri berbasis nikel tersebut tidak terbatas pada pembangunan infrastruktur fisik semata, tetapi juga berfokus pada pengembangan sumber daya manusia yang berkelanjutan. ***



















