Lebih lanjut, Endra menekankan sinergi multipihak menjadi fondasi utama dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
“Harapan kami, Sulawesi Tengah terus maju dan semakin sejahtera. Sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat harus terus diperkuat untuk bersama-sama mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus melestarikan nilai budaya, sejalan dengan semangat ‘Sulteng Nambaso’,” tambahnya.
Sebagai bagian dari dukungan terhadap agenda pemerintah daerah dalam menggerakkan ekonomi rakyat, PT Vale juga turut berpartisipasi dalam Sulteng Expo 2026 dengan menghadirkan booth UMKM binaan dari Morowali.
Inisiatif ini mencerminkan pendekatan holistik perusahaan, tidak hanya berkontribusi melalui pajak, tetapi juga melalui pemberdayaan ekonomi lokal yang berdampak langsung pada masyarakat.
“Kami menghadirkan produk UMKM binaan, khususnya dari Morowali, sebagai bentuk komitmen kami dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. UMKM adalah tulang punggung ekonomi nasional, sehingga sudah menjadi tanggung jawab kami untuk ikut memperkuat daya saing mereka,” jelas Endra.
Selain itu, PT Vale juga memanfaatkan momentum ini untuk mensosialisasikan berbagai program sosial yang telah dijalankan, termasuk pengembangan padi organik serta program CSR lainnya di wilayah IGP Morowali.
Dengan menampilkan produk-produk unggulan yang telah siap secara kualitas dan keberlanjutan pasokan, PT Vale menegaskan komitmennya dalam menciptakan dampak jangka panjang yang terukur bagi masyarakat sekitar.
Penghargaan ini semakin memperkuat posisi PT Vale sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan daerah, sekaligus mencerminkan disiplin operasional dan tata kelola perusahaan yang solid, sebagai fondasi utama dalam mendukung pertumbuhan bisnis berkelanjutan. ***



















