Resmikan Jembatan Palu 4, Wagub Sulteng: Ikon Baru

Jembatan Palu 4
Peresmian dan pembukaan akses lalu lintas Jembatan Palu 4 dan dan jalan layang penghubung di wilayah Teluk Palu. / Ist

Selain itu, ia meminta Pemerintah Kota Palu untuk menata kembali pelaku UMKM yang sebelumnya beraktivitas di sekitar kawasan tersebut, khususnya pedagang kecil asal Kampung Lere.

Penataan tersebut diharapkan dapat memberikan ruang ekonomi bagi masyarakat tanpa mengurangi keindahan dan ketertiban kawasan jembatan.

Wagub juga menyebut Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur melalui Program Berani Lancar.

Baca Juga:  Elisa Bunga Allo Harap Dharma Santi Nyepi 2026 Jadi Pengokoh Kebinekaan

“Ini adalah salah satu dari program Berani Lancar, maka dari itu kami menggenjot pembangunannya agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Sulawesi Tengah,” kata Reny.

Jembatan 4 Palu diharapkan tidak hanya menjadi penghubung wilayah, tetapi juga memperkuat konektivitas antar kawasan strategis di ibu kota provinsi. Infrastruktur ini sekaligus menjadi simbol kebangkitan daerah setelah masa pemulihan panjang.

“Saya meminta masyarakat Sulawesi Tengah, khususnya Kota Palu mari kita sama-sama menjaga jembatan ini yang telah menjadi ikon baru untuk Kota Palu,” ujarnya.

Baca Juga:  Mahasiswa Hindu Dharma Diminta Ikut Berperan Membangun Sulteng

Menurutnya, kehadiran jembatan akan memberikan dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Mobilitas yang lebih lancar diyakini mampu meningkatkan perdagangan, pariwisata, dan kegiatan sosial warga.

Ia menambahkan, menjelang Bulan Suci Ramadhan, jembatan tersebut akan menjadi jalur alternatif sekaligus ruang publik bagi masyarakat.

“Sebentar lagi Bulan Suci Ramadhan, pastinya tempat ini menjadi tempat untuk masyarakat jalan-jalan,” terangnya.

Baca Juga:  12 Ribu Perawat di Sulawesi Tengah Butuh Dukungan Peningkatan Kualitas

Sementara itu, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah, Bambang Razak mengatakan, Jembatan Palu 4 dan Elevated Road (jalan laying) bukan sekadar infrastruktur penghubung, tetapi juga sebagai simbol harapan, persatuan, dan pemulihan sosial ekonomi masyarakat pascabencana.

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *