Sulteng Punya 1.800 Lebih Desa, Tidak Satupun Miliki Prestasi Level Nasional

Sulteng
Rombongan anggota Komisi I DPRD Sulteng saat berkunjung ke Kemendes-PDTT. / Ist

ReferensiA.id- Hingga saat ini desa-desa di Sulawesi Tengah (Sulteng) belum punya prestasi yang bisa diunggulkan di level nasional. Begitu menurut Direktur Advokasi dan Kerjasama Desa, Direktorat Jenderal (Ditjen) Pembangunan Desa dan Perdesaan (PDP), Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes-PDTT), Muhammad Fachri.

Hal itu diutarakan Fachri saat menerima kunjungan kerja anggota Komisi I DPRD Provinsi Sulawesi Tengah di lantai II Gedung B Kemendes PDTT, Pancoran, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Kemendes-PDTT sendiri sedang mendorong agar desa-desa yang ada bisa memanfaatkan potensinya.

Dia bilang, desa-desa di Indonesia memiliki karasteristik yang beragam. Ada desa yang wilayahnya masuk dalam hutan, perkebunan dan ada juga yang masuk wilayah konsesi pertambangan dan wilayah pesisir.

Sementara Sulteng memiliki lebih dari 1.800 desa. Sayangnya, dari hampir dua ribu desa itu, tidak ada yang punya prestasi yang dapat diandalkan di tingkat nasional.

“Dari sisi wisata belum ada, demikian juga dari sisi desa yang memiliki produk untuk menghasilkan pendapatan asli desa,” jelasnya.

Bahkan, dia menyebut desa-desa di Sulteng lebih cenderung konsumtif dalam memanfaatkan dana desa.

Dia membandingkan desa-desa di Sulteng dengan desa yang ada di Jawa, ada kepala desa yang sudah menggunakan mobil Alphard sebagai kendaraan dinas. Mobil itu dibeli dari hasil BUMDes.

Bahkan ada desa-desa yang bisa menghasilkan hingga miliaran rupiah dari usaha desa.

Persoalan sumber daya manusia juga menjadi sangat berpengaruh terhadap perkembangan desa di Sulteng. RED

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *