News  

Aliansi Petani Loeha Raya Bubarkan Kegiatan Safety Riding, Ratusan Siswa Ketakutan

Aliansi Petani Loeha Raya
Sejumlah orang bubarkan Sosialisasi Berkendara dengan Aman dan Pelatihan Pertolongan Pertama dalam rangka Bulan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Nasional yang diikuti ratusan pelajar di Desa Tokalimbo, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. / Ist

Wajah-wajah penuh semangat belajar berubah jadi muram. Mereka kesal, sedih tapi tak mampu berbicara. Materi yang begitu ditunggu-tunggu tak bisa dilanjutkan. Padahal sedari masuk ruangan, siswa-siswi berbisik penasaran melihat manekin yang di pajang di depan. Ada juga beberapa alat balut luka yang tersusun rapi.

Mereka terdiam bersama manekin dan alat peraga lain. Mereka takut karena aksi pembubaran paksa itu.

Sekelompok orang yang masuk tidak peduli dengan peserta. Sikap arogansi disaksikan ratusan anak-anak di bawah umur.

Baca Juga:  PT Vale Sinergi Pemkab Lutim Kembangkan Program PPM melalui KKN Tematik Unhas

“Kau komunis! PKI! Kehadiranmu menganggu masyarakat karena mau melakukan provokasi,” hardik salah satu perwakilan kelompok tersebut.

Bahkan dengan lantangnya, seorang pria berpakaian hijau memakai topi hitam melancarkan ujaran kebencian agar peserta yang hadir di lokasi menyerang penyelenggara kegiatan, PT Vale. “Siapa kepala sekolahnya ini? Adik-adik harus tahu PT Vale merusak tanah orang tuamu. Saya tidak mau bertanggungjawab kalau ada kejadian,” ungkapnya.

Baca Juga:  PT Vale Buka Lagi Lowongan Kerja Khusus Masyarakat Lokal Lutim, Ini Posisinya

Mendengar ini, para siswa terlihat ketakutan bahkan menangis mendengar sahutan kebencian yang menyerang PT Vale. Dalam sekejap, ruang belajar disulap jadi ajang demonstrasi.

Di tengah kekacauan, tim PT Vale berusaha menerima massa dengan baik dan menjelaskan tujuan kegiatan murni untuk berbagi edukasi karena keselamatan adalah yang terpenting. Tapi, massa terus berteriak “Bubarkan kegiatan!”

Siswa-siswi diminta berdiri dan keluar ruangan meninggalkan kegiatan.

Baca Juga:  Wagub Sulsel Sebut Industri Hijau PT Vale Jadi Pilar Pertumbuhan Berkelanjutan Daerah

Salah seorang peserta  yang enggan disebutkan namanya untuk alasan keselamatannya mengaku kaget, trauma atas kejadian tersebut. “Saya takut, tiba-tiba masuk berteriak padahal kami hanya mau ikut sosilaisasi safety riding. Kami kasian sama PT Vale karena kegiatannya dihentikan dan disuruh pulang” tuturnya. Saking takutnya, Ia bercerita mereka kembali di sekolah dan lanjut menangis.

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *