Berlabuh di Perindo, Hamdin: Nasdem Tidak Mampu Tepati Janji Politik Malah Bikin Janji Baru

Nasdem
Tiga kader Nasdem pindah ke Perindo. / ReferensiA.id

“Donggala dipecat, Touna mungkin sudah deklarasi (pindah partai) hari ini, saya tidak tahu bagaimana nanti Banggai, tapi saya lihat ada indikasi (bakal ditinggalkan oleh Nasdem). Kalau Morowali mungkin tidak. Saya tidak tahu kenapa kekuasaan yang sudah direbut justru terkesan dijauhi,” kata dia.

Hamdin bilang, harusnya kekuasaan ini dikawal agar tidak melenceng dari janji politiknya, karena itu tanggung jawab partai. Jika kemudian kepala daerah menjauh atau dijauhi oleh partai Nasdem, itu berarti ada masalah.

“Aneh bagi saya, Nasdem, begitu kekuasaan didapatkan bukannya memenuhi janji politik malah membuat janji baru. Itu yang saya sayangkan terhadap partai. Seharusnya setelah memenangkan (pemilihan) gubernur, bersama-sama mengawal pemerintahan,” katanya.

Menurutnya, Nasdem sebagai partai yang mengusung Rusdy Mastura-Mamun Amir pada pemilihan gubernur lalu, seharusnya mengawal jalannya pemerintahan, bukan malah terkesan memusuhi lalu kemudian membuat janji politik baru.

“Tagline Nasdem Sulteng ‘Membangun Sulteng Lebih Baik’ itu maksudnya apa? Padahal kekuasaan sudah di tangan.
Polemik antara kader Nasdem dan Gubernur di sosial media membuat sikap partai seolah tidak jelas,” sebut pria yang berencana bakal menyodorkan diri lewat Perindo sebagai calon legislatif di DPRD Sulteng dari daerah pemilihan Parigi Moutong itu.

“Ada yang bilang, saya dan Atha Mahmud keluar karena baper, kita ini sedang berpolitik untuk membangun daerah, tidak ada perasaan di sana. Koreksi saya bukan koreksi terhadap individu di partai, tapi terhadap sikap partai,” tegasnya.

Tenaga Ahli Gubernur itu juga menepis kabar soal kepindahannya karena arah politik Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura.

“Saya terakhir berkomunikasi dengan pak Gubernur, dia bilang dia (Rusdy Mastura) masih di Nasdem. Jadi sampai saat ini pak Gubernur masih kader Nasdem, jadi tidak ada kaitannya dengan Gubernur kami pindah ke Perindo,” kata dia.

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *