Didukung PT Vale, Kalangan Milenial Mulai Tertarik Pertanian Organik

Pertanian organik
Panen padi organik oleh petani dampingan PT Vale. / Ist

Dia menjelaskan, saat ini di Desa Lamedai sudah ada 23 petani yang ikut program PSRLB SRI Organik dengan lahan garapan seluas 3,4 Ha.

Sedangkan secara keseluruhan terdapat 54 petani yang ikut program tersebut di blok Pomalaa.

Hasmir melanjutkan, saat ini timnya tengah menormalisasikan kesuburan tanah akibat pemakaian kimiawi dari pertanian konvensional.

Baca Juga:  Pengelolaan Lingkungan PT Vale Dipuji Pemkab Lutim

“Harapannya di dua tahun ke depan produktivitas bisa mencapai 17-18 Ton/Ha,” imbuhnya.

Program PSRLB melalui metode SRI Organik telah dijalankan PT Vale sejak 2015. Program ini memprioritaskan tiga kawasan yang sangat dekat dari area operasional perusahaan.

PSRLB merupakan bagian dari Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) berkelanjutan.

Alih-alih gencar memberikan bantuan donasi semata, PT Vale menerapkan PPM dengan pendekatan kolaboratif.

Baca Juga:  PT Vale Gelar Pasar Murah di Empat Kecamatan

Warga, pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, ikut andil dalam PPM. Pendekatan seperti ini bertujuan melahirkan relasi yang berkelanjutan dengan masyarakat, sehingga perseroan dapat maju dan sejahtera bersama warga di sekitarnya.
RED

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *