Iklan HUT korpri

KM Sambar Jaya Ditemukan, Semua Penumpang Selamat

KM Sambar Jaya Ditemukan
Tim SAR gabungan berhasil menemukan kapal KM Sambar Jaya GT 27 yang alami mati mesin di perairan sekitar Pulau Bakalan. / Ist

ReferensiA.id – Kapal KM Sambar Jaya GT 27 yang alami mati mesin di perairan Pulau Bakalan, Banggai Laut, Sulawesi Tengah akhirnya ditemukan. KM Sambar Jaya ditemukan tidak jauh dari lokasi awal yang dilaporkan.

Tim Pencarian dan Pertolongan atau SAR gabungan berhasil menemukan kapal tersebut beserta seluruh penumpangnya dalam keadaan selamat.

Menurut laporan pihak SAR, kapal KM Sambar Jaya GT 27 ditemukan di sekitar 8 mil laut dari lokasi kejadian awal yang dilaporkan sebelumnya.

Baca Juga:  Kecelakaan Pelayaran di Perairan Pulau Bakalan, 8 Penumpang dalam Pencarian

Kepada Tim SAR, nahkoda KM Sumbar Jaya menolak untuk meninggalkan kapalnya saat akan dievakuasi, dan meminta untuk memperbaiki kerusakan kapal.

“Setelah mesin cadangannya berhasil diperbaiki dan hanya bisa kecepatan 2 knot, mereka meminta untuk dipandu ke pelabuhan terdekat, yaitu Teluk Lamala 5 NM (mil laut) dengan ETA 03.00 WITA Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah,” ungkap sumber dari pihak SAR.

Baca Juga:  Penumpang Kapal Hilang dari Sulteng ke Sulsel Ditemukan Selamat

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan pelayaran terjadi di perairan Pulau Bakalan, sekira 33 mil laut dari Pelabuhan Luwuk Banggai, Sulawesi Tengah. Kapal dari pelabuhan Buru, Provinsi Maluku menuju pelabuhan di Luwuk Banggai, Sulawesi Tengah itu alami mati mesin.

Adapun kapal yang alami mati mesin tersebut adalah KM Sambar Jaya GT 27. Kapal itu berlayar dengan muatan 30 ton kopra, serta 8 penumpang termasuk kapten kapal.

Baca Juga:  Ini Identitas Penumpang Speed Boat dari Sulteng ke Sulsel yang Hilang Kontak

Informasi terkait kecelakaan pelayaran itu disampaikan oleh Hamid, pemilik kapal kepada pihak Kantor Pencarian dan Pertolongan (Search and Rescue/SAR) pada Kamis, 10 Februari 2022.

“Pada Kamis (10 Februari 2022) pukul 20.45 Wita, koordinator Pos Luwuk terima info dari pemilik kapal yang melaporkan,” ungkap Kepala Kantor SAR Kota Palu Andrias Hendrik Johannes dalam keterangannya, Kamis malam.