Kolaborasi PT Vale dan Berbagai Pihak Jaga Ekosistem Pesisir Luwu Timur

PT Vale Indonesia
PT Vale Indonesia berkolaborasi dengan berbagai pihak menggelar aksi peduli lingkungan di Luwu Timur, Sulawesi Selatan. / Ist

Jenis mangrove ini dipilih karena memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap kondisi pesisir, sistem perakaran yang kuat dalam menahan abrasi, serta berperan penting sebagai habitat berbagai biota laut dan penyerap karbon alami.

Selain itu, dilakukan pula transplantasi sebanyak 200 lamun jenis Enhalus acoroides pada area perairan yang menjadi habitat penting bagi beragam organisme laut.

Lamun berfungsi sebagai tempat mencari makan, berlindung dan berkembang biak bagi berbagai spesies ikan dan biota pesisir. Ekosistem ini juga berkontribusi besar dalam menyerap dan menyimpan karbon biru atau blue carbon.

Baca Juga:  Dankodaeral VI Makassar Kunjungi PT Vale IGP Morowali, Perkuat Sinergi Industri dan Pertahanan Laut untuk Keberlanjutan

Penanaman mangrove dan transplantasi lamun dilaksanakan berdasarkan kajian teknis bersama Universitas Hasanuddin guna memastikan kesesuaian lokasi serta meningkatkan peluang keberhasilan rehabilitasi ekosistem dalam jangka panjang.

St. Firjatih Widhah dari tim Puslit Sumberdaya Alam LPPM Universitas Hasanuddin yang terlibat dalam program ini menjelaskan bahwa ekosistem lamun masih relatif kurang dikenal dibandingkan ekosistem pesisir lainnya, padahal memiliki peran yang sangat penting bagi lingkungan.

Baca Juga:  PT Vale Gelar Tablig Akbar di Morowali, Bentuk Dukungan Keagamaan

“Secara global, perhatian terhadap konservasi lamun masih relatif rendah. Padahal berbagai penelitian menunjukkan bahwa lamun memiliki kapasitas penyimpanan karbon yang sangat besar dan berkontribusi signifikan dalam mitigasi perubahan iklim. Melalui transplantasi ini, kita tidak hanya menambah luasan lamun, tetapi juga memperkuat fungsi ekologis kawasan pesisir,” jelasnya.

Ia turut mengapresiasi komitmen PT Vale yang memberikan perhatian terhadap upaya restorasi lamun sebagai salah satu ekosistem pesisir yang memiliki tingkat keberhasilan rehabilitasi yang menantang.

Baca Juga:  PT Vale Dorong Kemandirian Warga Baula pada Sektor Kesehatan melalui Pelatihan Herbal

“Kami mengapresiasi PT Vale yang bersedia mengambil peran dalam restorasi lamun. Upaya ini bukanlah pekerjaan yang mudah. Setelah melalui pengukuran parameter lingkungan, kami berharap transplantasi lamun di perairan Mangkasa Point ini dapat tumbuh dan berkembang sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi ekosistem pesisir,” katanya.

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *