News  

Nilam Sari Lawira: 4 Pilar MPR RI Harus Menjadi Pedoman Membangun Palu yang Maju dan Harmonis

Nilam Sari Lawira
Nilam Sari Lawira

ReferensiA.id- Anggota MPR RI sekaligus Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Sulawesi Tengah, Nilam Sari Lawira, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kota Palu. Kegiatan ini diikuti oleh para guru, pelaku UMKM, serta pegiat sosial dari berbagai komunitas

Dalam kesempatan tersebut, Nilam Sari Lawira menegaskan nilai-nilai Empat Pilar MPR RI, yakni Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, harus menjadi landasan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Kota Palu adalah daerah yang telah menunjukkan ketangguhan luar biasa dalam menghadapi berbagai tantangan. Karena itu, semangat gotong royong, persatuan, dan kepedulian sosial harus terus kita jaga sebagai kekuatan utama membangun daerah yang lebih maju, aman, dan sejahtera,” ujar Nilam.

Menurutnya, para guru memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda. Sementara pelaku UMKM dan pegiat sosial menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan serta penguatan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Pesan Penting Nilam Sari Lawira Saat Pelantikan Pengurus DPW dan DPD Nasdem Se-Sulteng

Dalam pidatonya, Nilam juga menyampaikan bahwa keberagaman yang dimiliki masyarakat Kota Palu harus menjadi modal sosial yang terus dirawat.

“Empat Pilar bukan sekadar materi sosialisasi, tetapi pedoman hidup berbangsa. Di tengah perkembangan teknologi dan dinamika sosial yang semakin cepat, kita harus tetap berpegang pada nilai-nilai kebangsaan agar persatuan dan keharmonisan masyarakat tetap terjaga,” katanya.

Baca Juga:  Nilam Sari Lawira Harap Pembinaan Prestasi Olahraga di Sulteng Lebih Baik

Ia berharap seluruh peserta dapat menjadi agen penyebar nilai-nilai kebangsaan di lingkungan masing-masing sehingga semangat persatuan, toleransi, dan gotong royong terus tumbuh dalam kehidupan masyarakat Sulawesi Tengah.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi dialog dan diskusi mengenai tantangan kebangsaan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta penguatan karakter generasi muda dalam menghadapi perubahan zaman. ***

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *