PT IMIP dan Dinas Pendidikan Morowali Kolaborasi Tingkatkan Kapasitas Kepala Sekolah di Bahodopi

PT IMIP
PT IMIP dan Dinas Pendidikan Morowali menggelar pelatihan peningkatan kapasitas kepala sekolah se-Kecamatan Bahodopi pada 4 - 5 Agustus 2026. / Ist

“Perubahan yang terjadi di era digital menuntut kepala sekolah memiliki kepemimpinan yang visioner dan adaptif. Mereka tidak hanya dituntut mampu mengelola sekolah secara efektif, tetapi juga membimbing guru dan peserta didik agar mampu memanfaatkan teknologi digital secara bijak, produktif dan bertanggung jawab,” ujarnya, Kamis 6 Agustus 2026.

Agista menjelaskan, pelatihan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Morowali sebagai bagian dari sinergi dalam meningkatkan mutu edukasi di Bahodopi. Ia mengaku, antusiasme peserta tetap tinggi sepanjang pelaksanaan pelatihan.

Untuk memperkaya wawasan peserta, PT IMIP menghadirkan akademisi dari Universitas Tadulako, Prof Dr Rosmala Nur SKM MSi, yang membawakan materi mengenai kepemimpinan pendidikan, penguatan tata kelola sekolah serta strategi menghadapi tantangan transformasi digital dalam dunia pendidikan.

Pelatihan ini menjadi bagian dari subprogram pengembangan pendidikan yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan kepala sekolah dalam menyusun perencanaan, mengelola sumber daya, memperkuat kepemimpinan pembelajaran, serta menyusun strategi peningkatan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Lowongan Kerja PT IMIP Dibuka Hingga 31 Desember, Berikut Pekerjaan dan Cara Daftarnya

Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti sesi diskusi, dan berbagai praktik guna memperkuat kolaborasi antar sekolah.

Menurut Agista, program ini tidak berhenti pada pelaksanaan pelatihan semata. PT IMIP akan melakukan monitoring dan evaluasi guna mengukur implementasi hasil pelatihan di sekolah masing-masing serta memastikan manfaat program dapat dirasakan secara nyata.

“Kami berharap kepala sekolah dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh untuk mendorong lahirnya lembaga pendidikan yang lebih inovatif, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran. Kolaborasi antara sekolah, pemerintah, dan dunia industri menjadi kunci dalam menciptakan pendidikan yang mampu menjawab tantangan masa depan,” tegas Agista.

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *