Iklan HUT Morowali PT Vale

PT Vale Latih BUMDes Kembangkan Usaha Sesuai Potensi Desa di Bungku Timur

PT Vale
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMDP3A) Kabupaten Morowali, Abdul Wahid Hasan memberikan dukungan atas pelatihan yang digelar oleh PT Vale. / Ist

ReferensiA.id- PT Vale Indonesia memberikan pelatihan kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) se-kecamatan Bungku Timur, Morowali, Sulawesi Tengah. Pelatihan berupa pengetahuan tentang tata kelola dan pengembangan bidang usaha yang selaras dengan potensi desa.

External Relation Project Officer IGP PT Vale, Mohamad Risal menyampaikan, program pelatihan ini merupakan bentuk kontribusi PT Vale dalam mengembangkan kapasitas pengurus BUMDes.

Baca Juga:  PT Vale Mulai Pengembangan Blok Pomalaa, Bakal Libatkan 12 Ribu Pekerja Konstruksi

“Kita berharap BUMDes dapat berkontribusi secara maksimal dalam pembangunan desa,” ujar Risal melalui siaran pers diterima ReferensiA.id, Kamis 29 September 2022.

Pelatihan ini sebagai bentuk dukungan perusahaan tambang nikel tersebut terhadap berbagai program yang digalakkan pemerintah setempat, termasuk program untuk membangun kualitas sumber daya manusia di desa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMDP3A) Kabupaten Morowali, Abdul Wahid Hasan mengatakan, pelatihan digagas untuk mendorong anggota pengurus BUMDes agar dapat menjadi motor penggerak ekonomi, sehingga nantinya muncul wirausaha baru di desa-desa.

Baca Juga:  PT Vale Indonesia Berangkatkan Tim Tanggap Darurat Bantu Korban Gempa Cianjur

Abdul Wahid berharap peserta dapat lebih memahami potensi yang ada di desa sehingga dalam pemilihan bidang usaha maupun pengembangan usaha dapat tepat sasaran. Sesuai dengan potensi desa dan sejalan dengan arah pembangunan desa.

Abdul Wahid juga mengapresiasi pelatihan BUMDes yang didukung oleh PT Vale. “Atas nama pemerintah daerah, kami ucapkan apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan PT Vale. Setelah sempat tertunda karena keterbatasan anggaran di daerah, akhirnya program ini dapat kita laksanakan bersama. Terima kasih telah terlibat langsung,” ungkapnya.