Warga Mengeluh Bantuan Setop, Anggota DPRD Palu Nendra Kusuma Minta Dinsos Buka Forum Soal Desil

Anggota dprd palu nendra kusuma putra
Anggota DPRD Kota Palu, Nendra Kusuma Putra, gelar reses di Kelurahan Tatura Utara, Palu Selatan. / ReferensiA.id

ReferensiA.id- Anggota DPRD Palu, Nendra Kusuma Putra, meminta agar Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palu membuka forum khusus bersama warga untuk membahas masalah perubahan posisi desil pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Hal itu disampaikan Nendra usai menerima keluhan masyarakat terkait perubahan desil saat ia menggelar reses di Jalan Pue Panda, Kelurahan Tatura Utara, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Selasa 3 November 2026 malam.

“Saya minta nanti bisa dibuka forum di luar pertemuan ini, silakan diatur waktunya untuk menjelaskan ke masyarakat kenapa bisa berubah desilnya. Saya tidak ingin nanti kita beradu argumen lagi di DPRD,” kata nendra kepada perwakilan Dinas Sosial Kota Palu yang hadir dalam kegiatan serap aspirasi oleh Anggota DPRD Palu dari daerah pemilihan Palu Selatan – Tatanga itu.

Pihak Dinsos Palu pun langsung memaparkan sejumlah alasan terkait kemungkinan penyebab perubahan posisi desil masyarakat di DTSEN. Antara lain karena pendataan yang prosesnya cukup lama hingga 6 bulan sebelum pembaruan data, kemungkinan perubahan penghasilan (ada keluarga bergaji di atas UMR), aset bertambah dan terindikasi judi online.

Baca Juga:  Temui KSP, Mutmainah Korona Ungkap Problem Rehab Rekon Palu

Nendra pun meminta agar pihak Dinsos Palu memastikan seluruh data warga sudah sesuai dengan keadaan riil di DTSEN, untuk memastikan kesesuain desil warga yang layak mendapatkan bantuan sesuai posisi desilnya.

Hal itu ditegaskan Nendra usai beberapa warga mengeluh karena tidak lagi mendapatkan bantuan dengan alasan posisi desilnya sudah berubah, di antaranya dari desil 4 menjadi desil 6.

Baca Juga:  Reses di Birobuli Selatan, Andika Riansa Mustaqim Berbagi Motivasi dengan Gen Z

Selain soal desil, Nendra juga memastikan setiap aspirasi yang disampaikan oleh konstituennya akan diperjuangkan, termasuk soal infrastruktur di wilayah Tatura Utara.

“Jika ada aspirasi bapak ibu yang belum terealisasi saya mohon maaf, silakan disampaikan kembali agar bisa jadi stressing buat kami,” katanya.

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *