Iklan HUT korpri
News  

Australia Buka Pendaftaran Beasiswa G20 untuk 10 Orang Indonesia

Australia buka pendaftaran beasiswa
Ist

ReferensiA.id- Pemerintah Australia buka pendaftaran beasiswa G20 untuk 10 orang dari Negara Indonesia.

Pendaftaran beasiswa Australia G20 “Recover Together, Recover Stronger” itu diumumkan oleh Menteri Australia Anthony Albanese saat berkunjung ke Indonesia.

Beasiswa tersebut dikhususkan bagi warga Indonesia yang ingin mengambil gelar Master atau PhD di Australia.

Menurut keterangan yang diterima oleh ReferensiA.id, beasiswa akan diberikan untuk mata kuliah yang sejalan dengan area prioritas G20 Indonesia yaitu rancangan kesehatan global, transisi energi berkelanjutan dan transformasi digital.

Baca Juga:  Pekan NAIDOC 2022: Kedubes Australia di Indonesia Undang Penduduk Asli Negeri Kanguru Terkemuka

Pelamar akan dinilai kualitas profesional mereka, kompetensi akademik dan yang paling penting, potensi mereka untuk berkontribusi pada tantangan pembangunan di Indonesia..

Beasiswa akan mencakup pengalaman di Australia termasuk kunjungan ke gedung parlemen Australia, serta pertemuan dengan pemimpin pemerintahan dan industri.

Beasiswa G20 ini merupakan penghargaan internasional bergengsi yang diberikan oleh Pemerintah Australia kepada generasi penerus pemimpin global di Indonesia.

Baca Juga:  AIYEP, Program Pertukaran Pemuda Australia Indonesia Kembali Dilanjutkan

Melalui studi dan penelitian, penerima beasiswa akan mengembangkan keterampilan dan pengetahuan untuk berkontribusi secara signifikan terhadap prioritas G20 Indonesia.

Senator Penny Wong, Menteri Luar Negeri Australia mengatakan, “Pendidikan merupakan inti dari bagaimana Australia dan Indonesia membangun masa depan bersama dengan pengalaman bersama,” ujarnya dalam keterangan yang diterima, Selasa 12 Juli 2022.

“Beasiswa G20 ‘Recover Together, Recover Stronger’ ini akan menumbuhkan hubungan dan persahabatan, serta menggunakan peluang yang bermanfaat bagi warga, masyarakat dan negara kita,” tambah Menteri Luar Negeri Wong.