“Saya sangat berharap beliau (Gufran) bisa menjadi salah satu kandidat yang diperhitungkan kedepannya,” kata dia.
Meski begitu, partai tetap berpegangan pada sejumlah indikator untuk menentukan siapa kandidat yang bakal diusung, termasuk latar belakang. Yang paling penting bagi partai adalah adalah hasil survei kandidat, sebab semua partai ingin menang.
Adapun Ketua Pokja Pilkada 2024 PAN Kota Palu Ratna Mayasari Agan menyebut partai cukup intens melakukan komunikasi dengan Gufran Ahmad.
Dia juga membenarkan partai akan fleksibel untuk memberikan rekomendasi pada Pilkada 2024, tidak hanya mengandalkan kader partai.
“Kami sangat intens lakukan komunikasi dengan pak Gufran,” kata Ratna.
“Kami dimandatkan untuk membuka pendaftaran baik calon dari internal maupun eksternal. Siapapun nantinya yang diberikan mandat kami berharap punya misi yang sama dengan PAN untuk membangun Kota Palu lebih baik lagi,” tegas dia.
Sementara Gufran Ahmad mengaku membuka diri untuk ditempatkan sebagai wakil wali kota atau wali kota pada Pilkada mendatang. Ia pun berharap bisa mendapatkan rekomendasi untuk bertarung pada Pilkada November nanti.
“PAN sudah membuka diri, berarti sudah memberikan peluang. Semoga kedepan PAN bisa mempertimbangkan. Saya akan ikuti semua aturan internal PAN dan ikuti semua proses sampai penentuan nanti dari PAN,” ungkap pria yang kaya pengalaman di berbagai organisasi itu.
Selain mendaftar di PAN, dalam waktu dekat Gufran juga akan mendaftar ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ia juga telah mengambil formulir pendaftaran di sejumlah partai politik, di antaranya Demokrat, Perindo dan PDIP. RED



















