Iklan HUT korpri

Kondisi Torue Belum Pulih, Posko Muhammadiyah Masih Butuh Relawan

Torue
Mahasiswa relawan Unismuh Palu. / Ist

ReferensiA.id- Unit Kebencanaan Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu menurunkan mahasiswa relawan untuk turut membantu masyarakat yang terdampak banjir bandang di Desa Torue, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah (Sulteng).

Setelah mendapatkan informasi terkait banjir bandang di Torue, Ketua Unit Kebencanaan Sintuvu, Sudirman menugaskan relawannya untuk turut serta membantu dan meringankan duka warga Torue.

Baca Juga:  Gubernur Sulteng Serahkan Bantuan di Lokasi Banjir Bandang Torue, Termasuk Bansos Senilai Rp500 Juta

Di Torue, para relawan Sintuvu Unismuh Palu diterima di Posko Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC).

Para mahasiswa relawan turun bersama Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) menyalurkan bantuan berupa bahan makanan cepat saji.

Sudirman berharap para relawan ini bisa turun dalam keadaan sehat wal afiat dan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.

Baca Juga:  Kepala BNPB Tinjau Langsung Kondisi Pasca Banjir di Torue Parimo, Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi

“Sejak malam kejadian, pada relawan telah melakukan koordinasi di grup Wahatsapp Mahasiswa Relawan Sintuvu sebagai respons cepat atas kejadian bencana yang menimpa,” ungkap Ketua Unit Kebencanaan Sintuvu Unismuh dalam keterangannya, Senin 1 Agustus 2022.

Persiapan sudah dilakukan sejak 29 Agustus 2022 pagi. Para relawan turun ke lapangan pada 30 Agustus 2022 pagi, dan masih menjalankan tugas hingga saat ini.

Baca Juga:  Banjir Torue Sebabkan Puluhan Warga Mengungsi, 4 Orang Hilang dan 3 Meninggal

“Hingga saat ini, Desa Torue masih belum pulih seperti sedia kala. Sehingga Posko Banjir Bandang Muhammadiyah masih terus membutuhkan relawan untuk membantu masyarakat setempat membersihkan lokasi bekas banjir juga menyalurkan bantuan ke tenda-tenda pengungsi yang ada,” katanya.