Iklan HUT Morowali PT Vale

Munas XI KAHMI Dihadiri Puan Maharani, Tanam 1.000 Pohon Alpukat di Huntap Pombewe

Munas XI KAHMI
Logo Munas XI KAHMI

ReferensiA.id- Panitia Musyawarah Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Munas XI KAHMI) berencana menanam 1.000 pohon alpukat di kawasan hunian tetap (huntap) Desa Pombewe, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Penanaman pohon akan dihadiri Puan Maharani.

Koordinator Tim Kerja Kahmi Expo, KAHMIPeduli dan Mimbar Kebangsaan, Soemarno Wahab menjelaskan, acara KAHMIPeduli akan dilaksanakan pada 28 November 2022 pagi di Kawasan Hunian Tetap Desa Pombewe, Kabupaten Sigi, yang dihadiri oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani.

Baca Juga:  Pemprov Sulteng Hibah Rp14 Miliar untuk Munas XI KAHMI di Palu, Munas Sebelumnya Sumut Rp1 Miliar

“Di KAHMIPeduli itu, selain berbagi tali kasih dengan penyintas, panitia juga akan menanam 1.000 pohon bibit alpukat, 50 pohon pelindung. Penanaman bibit alpukat itu, bekerja sama dengan KPH Kulawi dan Balai Permukiman PUPR,” kata Soemarno Wahab dalam siaran pers, Kamis 22 September 2022.

Selain itu, kata Soemarno Wahab, Panitia Munas XI KAHMI juga sedang menggagas program Green Action (penataan/ penghijauan di sekitar sesar/wilayah bencana, sekaligus doa bersama 4 Tahun pasca bencana).

Baca Juga:  APBD Perubahan 2022: Munas KAHMI Rp14 Miliar, Tiga OPD dan Korban Banjir Tak Diakomodir

Menurutnya, beberapa komunitas akan terlibat secara simbolis, harapannya KAHMI Sulteng sedari awal ikut menginisiasi dan menerus menata kawasan pascabencana ini secara parstisipatif, khususnya kebersamaan dengan mereka yang terdampak secara langsung.

“InsyaAllah kegiatan lanjutannya pada saat kegiatan KahmiPeduli saat munas nanti dalam skala yang lebih luas. Gagasan ini datang dari alumni HMI, Zubair Butudako,” ujarnya.

Baca Juga:  Dana Pembebasan Lahan Huntap Donggala Rp11,5 Miliar Tidak Terealisasi, Ini Penyebabnya

Pada acara Munas XI KAHMI juga disiapkan KAHMI Expo untuk para pengusaha UMKM mendatangkan produknya. Kemudian Mimbar Kebangsaan untuk para tokoh nasional dan daerah berorasi dan membaca puisi serta panggung para seniman.