Perjuangan Sang Ayah Antarkan Witan Sulaeman Jadi Andalan Timnas

Witan Sulaeman
Witan Sulaeman saat beraksi di lapangan. / PSSI

ReferensiA.id – Publik pecinta sepak bola Tanah Air mana yang tidak mengenal nama Witan Sulaeman? pemain sayap andalan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia pada kompetisi Piala AFF 2020.

Pesepak bola yang identik dengan nomor punggung 8 ini merupakan pemuda kelahiran Kota Palu, Sulawesi Tengah. Witan mulai bermain sepak bola sejak duduk di bangku kelas satu sekolah dasar (SD). Semua bermula dari bakat dan dukungan sang ayah, Humaidi.

“Dia mulai saya kenalkan dengan sepak bola sejak kelas satu SD. Pertama saya masukkan di klub bola yang di Masjid Agung, kemudian pas (saat) kelas tiga saya masukkan di (SSB) Galara dan setelah lulus SD saya masukkan di SMP 2 Palu yang memang ada kelas sepak bolanya,” ungkap Humaidi kala itu.

Pria yang berprofesi sebagai pedagang sayur keliling ini mengaku bahwa
Witan adalah sosok anak yang pendiam dan ramah kepada semua orang. Anaknya yang memiliki bakat bermain sepak bola darinya tersebut diakuinya hanya menyibukkan diri setiap hari dengan dunia sepak bola. Ia pun selalu memberi dukungan. Bahkan ia siap mengantar jemput sang buah hati agar bisa bermain sepak bola.

Membuktikan dukungan terhadap cita-cita Witan kala itu, tampak satu unit mobil pick up berwarna hitam yang di bagian sampingnya dibalut sejumlah stiker foto Witan bersama teman-temannya di klub LPI SMPN 2 dengan seragam sepak bola lengkap. Hal ini menandakan dukungan sang ayah terhadap Witan.

“Tiap hari dia hanya bergaul dengan teman temannya di (klub sekolah sepak bola) Galara, dan kalau malam Witan itu jarang sekali keluar,” ungkap Humaidi saat ditemui di kediamannya beberapa tahun lalu.

Lantaran ingin mewujudkan cita cita sebagai pesepak bola senior, saat itu Witan seringkali diikutkan dalam pertandingan sepak bola antar klub di daerah Kota Palu, demi terus mengasah kemampuannya.

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google NewsIklan Bawaslu Morowali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *