Iklan hari Kartini DPRD Sulteng

Polisi Tangkap Seorang Pelajar Diduga Edarkan Sabu-Sabu di Kota Palu

Pelajar Diduga Edarkan Sabu-Sabu
Seorang pelajar di Kota Palu, Sulawesi Tengah ditangkap polisi diduga edarkan sabu-sabu. / Ist

ReferensiA.id- Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Kepolisian Resor (Polres) Palu meringkus seorang pelajar diduga edarkan sabu-sabu di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Palu AKBP Bayu Indra Wiguno SIK MIK lewat keterangannya yang diterima ReferensiA.id pada Jumat, 25 Maret 2022.

Menurut Kapolres, penangkapan seorang pelajar yang diduga merupakan pengedar sabu-sabu tersebut berawal dari informasi warga yang diterima oleh Kepolisian pada pekan lalu.

Bayu menjelaskan, dari informasi tersebut, pihaknya kemudian melakukan penyelidikan lebih lanjut, untuk mengetahui identitas dan juga aktifitas terduga.

Setelah melakukan pengumpulan bahan dan keterangan, serta mendapatkan informasi yang akurat, petugas lalu melakukan penangkapan terhadap terduga yang telah dipastikan beralamat di Jalan Lekatu, Kelurahan Tatanga, Kecamatan Tatanga, Kota Palu.

Petugas kepolisian pun melakukan penangkapan pada kamis 24 Maret 2022 sore. “Ditemukan barang bukti diduga sabu sebanyak 9 paket plastik klip,” kata Bayu Indra Wiguno.

Terduga pun langsung digelandang ke Mako Polres oleh Satnarkoba untuk proses lebih lanjut.

Diketahui, pelaku berinisial MFB (19) merupakan seorang pelajar, terduga merupakan penyalaguna narkotika jenis sabu-sabu, dengan melakukan transaksi jual beli.

“Dan juga mengedarkanya di sekitaran wilayah Tatanga, Kota Palu. Terutama di lokasi tempat pemotongan hewan,” kata AKBP Bayu Indra Wiguno.

Adapun barang bukti yang turut disita, sembilan paket plastik diduga sabu-sabu, terdiri dari lima paket ukuran besar, dua ukuran sedang, dan dua ukuran kecil, dengan berat bruto 291,38 gram.

Kemudian 2 timbangan digital, 2 pak plastik klip kosong, 6 lembar plastik klip bekas bungkusan sabu-sabu, 2 sendok terbuat dari pipet, 3 sendok makan, brankas kecil merk carl, dompet hitam,  uang Rp700 ribu, dan satu buah handphone. RED

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google NewsIklan Bawaslu Morowali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *