Kolaborasi tersebut juga diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten Kolaka dan PT Vale terkait bantuan pendidikan bagi empat dokter spesialis dasar.
Dukungan ini diarahkan untuk mempercepat kesiapan operasional RSUD Tipe D Wasa Wisa Benggali di Kecamatan Pomalaa.
“Kami telah menandatangani nota kesepahaman untuk bantuan pendidikan empat dokter spesialis dasar, yaitu spesialis anak, obstetri dan ginekologi, bedah, serta penyakit dalam. Setelah menyelesaikan pendidikan, para dokter tersebut berkomitmen untuk mengabdi di RSUD Wasa Wisa Benggali,” kata Sri Raoda.
Ia menambahkan, PT Vale turut menyalurkan hibah alat kesehatan yang telah dikoordinasikan dengan pemerintah daerah.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan sesuai kebutuhan prioritas dan tidak tumpang tindih dengan pengadaan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“PT Vale turut menyalurkan hibah alat kesehatan yang telah dikoordinasikan dengan penganggaran melalui APBD. Koordinasi ini penting agar bantuan dapat memenuhi kebutuhan prioritas sekaligus mencegah terjadinya pembiayaan ganda,” jelasnya.
Direktur RSUD Benyamin Guluh, Julianita menuturkan, pengembangan kompetensi menjadi kebutuhan penting bagi sekitar 300 perawat yang bertugas di rumah sakit tersebut.
Terlebih, RSUD Benyamin Guluh merupakan rumah sakit rujukan regional yang melayani masyarakat dari Kabupaten Kolaka, Kolaka Utara, Kolaka Timur, hingga Bombana.
Dengan cakupan pelayanan yang luas dan tingginya kasus kegawatdaruratan, rumah sakit membutuhkan tenaga kesehatan yang mampu memberikan respons cepat dan tepat kepada pasien.
“Pelatihan peningkatan kapasitas SDM yang didukung PT Vale sangat membantu kami karena peserta dapat mengikutinya tanpa dikenakan biaya. Kasus kegawatdaruratan yang masuk ke rumah sakit cukup banyak, sehingga peningkatan pengetahuan dan keterampilan tenaga kesehatan sangat dibutuhkan untuk menunjang kualitas pelayanan kepada pasien,” ungkap Julianita.



















