Iklan HUT korpri

Satgas Pangan Ungkap Penimbun 53 Ton Minyak Goreng di Palu

Minyak Goreng di Palu
Satgas Pangan ungkap dugaan penimbunan puluhan ton minyak goreng di Kota Palu, Sulawesi Tengah. / Ist

ReferensiA.id – Satuan Tugas (Satgas) Pangan ungkap dugaan penimbun 53 ton minyak goreng di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng). Dua gudang yang digunakan untuk menimbun puluhan ton minyak goreng pun disegel.

Akibat kelangkaan minyak goreng belakangan, Satgas Pangan melakukan upaya penelusuran penyebabnya.

Hasilnya, Satgas pangan akhirnya berhasil mengungkap dugaan penimbunan minyak goreng dengan jumlah mencapai puluhan ton.

Baca Juga:  DPRD Sulteng Dukung Pelaksanaan Pra Popnas Zona V Resmi di GBK Palu

Satgas Pangan yang dipimpin oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Sulteng Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Ilham Saparona, berhasil membongkar dugaan penimbunan minyak goreng yang selama ini dikeluhkan masyarakat karena mulai langka.

Bersama Kepala Dinas (Kadis) Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kota Palu Ajenkris, Satgas Pangan menemukan dan menyegel dua lokasi gudang yang diduga menimbun puluhan ribu liter minyak goreng pada Rabu, 2 Maret 2022 kemarin.

Baca Juga:  Kuburan Upin Ipin di Palu Sudah Ada Sebelum Film Upin Ipin, Tapi...

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bidang Humas (Kabid Humas) Polda Sulteng Kombes Pol Didik Supranoto lewat keterangannya.

“Ada dua lokasi di Kota Palu yang telah disegel dengan garis Polisi oleh Satgas Pangan karena diduga menimbun minyak goreng dalam situasi masyarakat mengalami kelangkaan minyak goreng,” ungkap Kabid Humas Polda Sulteng itu, Kamis 3 Maret 2022.

Baca Juga:  Dijaga Satgas Madago Raya, Pilkades 32 Desa di Poso Berlangsung Aman

Menurutnya, Satgas Pangan menemukan dua gudang yang menyimpan minyak goreng, sebanyak 4.209 dos atau 53.869 liter (53 ton).

Gudang yang diduga digunakan untuk menimbun minyak goreng berlokasi di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Kelurahan Tavanjuka Kecamatan Tatanga Kota Palu. Gudang tersebut merupakan gudang penyimpanan milik CV AJ.