Iklan HUT Morowali PT Vale

Bendahara Partai Buruh Sulteng Akhirnya Hadiri Verifikasi Faktual

Partai buruh
Bendahara Partai Buruh Sulteng, Norma Yunita (ketiga dari kanan) menghadiri verifikasi faktual, Minggu 16 Oktober 2022. / ReferensiA.id

ReferensiA.id- Tim verifikator dari Komisi Pemilihan Umum Sulawesi Tengah (KPU Sulteng) kembali mendatangi kantor Partai Buruh Sulawesi Tengah di Jalan Gunung Watukanjai Nomor 9, Palu sekitar pukul 15.00 Wita.

Tim KPU Sulteng datang lagi karena pada pagi hari, tim verifikator tidak berhasil menemui Bendahara Partai Buruh untuk verifikasi faktual. Saat itu, meski sudah dijadwalkan, Bendahara Partai Buruh Sulteng, Norma Yunita tidak berada di tempat karena menjadi MC acara pesta.

Baca Juga:  Partai Buruh Optimis Rebut 8 Kursi di DPRD Sulteng, Mampukah Geser Dominasi Nasdem?

“Tadi pagi, saya jadi MC di acara pesta pengantin,” kata Norma Yunita saat dikonfirmasi.

Dia mengaku tahu bahwa ada verifikasi faktual partai politik, namun jadwalnya bersamaan menjadi MC di acara di seputaran Kelurahan Pengawu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu.

“Saya sering dipanggil jadi MC acara pengantin. Setelah acara, saya langsung ke sini,” katanya.

Baca Juga:  Gerindra Sulteng Siap Rebut Kursi Ketua DPRD, Longki Ungkap Target Utama pada Pemilu 2024

Pantauan ReferensiA.id, Norma Yunita sudah hadir saat verifikasi faktual kepengurusan partai politik sore. Tampak masih mengenakan gaun pesta dengan make up di wajah.

Tim verifikator KPU Sulteng kemudian mencocokkan kartu tanda anggota (KTA) partai dan KTP elektronik milik Norma Yunita.

Selain Bendahara Partai Buruh Sulteng Norma Yunita, tim verifikator juga verifikasi faktual terhadap Wakil Sekretaris Partai Buruh Sulteng, Mini Hayati Nytoy dalam rangka syarat memperhatikan keterwakilan 30 persen perempuan dalam kepengurusan.

Baca Juga:  Pemilu 2024, Partai Bulan Bintang Incar 29 Kursi DPRD di Sulteng

“Tadi pagi, saya juga tidak hadir karena ibadah,” kata Mini Hayati.

Anggota KPU Sulteng, Sahran Raden mengatakan, verifikasi faktual wajib menghadirkan ketua, sekretaris dan bendahara. Bisa saja melalui video call. Namun syaratnya, video call dilakukan jika sakit atau berada di luar daerah.