Iklan HUT Morowali PT Vale

Gubernur Sulteng Lantik 12 Pejabat, Termasuk Direktur Undata

Gubernur Sulteng Lantik 12 Pejabat
Prosesi pelantikan 12 pejabat pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Jumat 4 Maret 2022. / Ist

ReferensiA.id – Gubernur Sulteng lantik 12 pejabat sekaligus mengambil sumpah para pejabat pimpinan tinggi pratama Sulawesi Tengah itu, termasuk salah satunya Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata, Jumat 4 Maret 2022.

Pelantikan dilaksanakan secara virtual dari rumah jabatan Siranindi II, Jl. Moh. Yamin Palu. Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Rusdy Mastura didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Dr Hj Vera Rompas Mastura SSos MSi.

Adapun 12 pejabat yang dilantik yakni:
1. Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Dr. Rohani M.Si.

Baca Juga:  Anggota DPR RI Apresiasi Gudang Penyimpanan Vaksin Covid-19 Sulteng

2. Kepala Dinas Energi Dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sulawesi Tengah Ir. Abdul Rachman Ismail M. Agr, MP.

3. Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah, Yudiawati V Windarrusliana SKM M.Kes.

4. Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tengah Nelson Metubuh MP

5. Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Drs. Rifki Anata Mustaqim M.Si

Baca Juga:  Witan Sulaeman Dinobatkan Jadi Duta Senyum Sulawesi Tengah

6. Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Siti Rachmi Amir Singi S.Sos, M.Si.

7. Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Drs. Amaludin, MM.

8. Kepala Biro Pemerintahan Dan Otonomi Daerah Drs. Dahri Saleh, M.Si

9. Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Muchsin Husain Pakaya, SE, M.Si

10. Kepala Biro Umum, Dr. Suandi, S.Ti, M.Si

Baca Juga:  Sebut Kekerasan Seksual di Sulteng Terus Meningkat, Nasdem Perluas Layanan Pengaduan

11. Kepala Biro Administrasi Pimpinan, Eddy Nicolas Lesnusa, S.Sos

12. Direktur UPT. Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Sulawesi Tengah drg. Herri, M.Kes.

Pesan Gubernur Kepada Pejabat

Gubernur menyampaikan tiga poin penting yang menjadi penekanan. Pertama, dalam memimpin harus menjadi pemimpin yang demokratis, mendengarkan dan menerima masukan dari bawahan, suka berdiskusi, tidak antikritik, mampu berpikir out of the box dan juga perhatian ke bawahan.