Iklan HUT Morowali PT Vale

IRT Mengaku Karyawan Perusahaan di Luwuk, Lakukan Penipuan Hingga Rp700-an Juta

Penipuan
Seorang ibu rumah tangga jadi tersangka kasus penipuan ratusan juta rupiah di Kota Palu, Sulawesi Tengah. / ReferensiA.id

ReferensiA.id- Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial A jadi tersangka kasus penipuan sebesar Rp700-an juta di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Kasus tersebut diungkap oleh pihak Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palu. “Kami menindak kasus penipuan atau penggelapan.Tersangkanya perempuan (berinisial) A. Modus pelaku mengaku sebagai karyawan salah satu perusahaan ternama (perusahaan yang bergerak di sektor sumber daya alam) di Luwuk,” ungkap Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Palu Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ferdinand Esau Numbery kepada awak media, Selasa 7 Juni 2022.

Baca Juga:  Polisi Tangkap 2 Pelajar yang Sering Terlibat Pencurian Sepeda Motor di Kota Palu

Tersangka, ibu rumah tangga yang merupakan lulusan starata 2 (S2) ilmu komunikasi itu, nekat melakukan aksinya karena alasan kebutuhan ekonomi.

“Motif pelaku, ekonomi dan hura-hura,” ujar Ferdinand.

Dalam menjalankan aksinya, pelaku mengaku sebagai karyawan dari perusahaan ternama yang berada di Kabupaten Luwuk, Sulawesi Tengah.

Tersangka kemudian menawarkan kepada korban proyek berupa pembayaran gaji perjanjiaj kerja waktu tertentu (PKWT), pengadaan barang gorden dan alat safety pada perusahaan tersebut, dengan iming-iming keuntungan.

Baca Juga:  Polisi Bakal Rutin Patroli di Nunu dan Tavanjuka

“Namun ternyata pelaku bukan karyawan dan proyek yang dimaksud merupakan proyek fiktif,” jelas Kasat Reskrim Polresta Palu.

Nilai proyek yang ditawarkan tersangka pada korbannya sebesar Rp561 juta.

“Ternyata dalam perjalanannya bukan hanya satu kasus. Ternyata ada kasus lain di perusahaan yang sama dengan kerugian Rp144 juta,” sebut Ferdinan.

Tersangka pun dilaporkan ke aparat penegak hukum dengan dua laporan berbeda.