ReferensiA.id- Komisaris Utama PT Vale Indonesia, Mayor Jenderal (Purn) Fauzambi Syahrul Multhazar baru-baru ini meninjau proyek Indonesia Growth Poject (IGP) Pomalaa di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra). Kunjungan itu untuk memastikan kesiapan fase operasional, mulai dari Port IPIP hingga aktivitas oresale bijih nikel.
Kehadiran Komisaris Utama PT Vale sekaligus untuk memastikan setiap langkah pembangunan berjalan dengan kesiapan yang matang dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Selain melihat progres fisik proyek, kunjungan ini menjadi wujud komitmen perseroan yang merupakan bagian dari MIND ID itu dalam menjalankan prinsip ESG, salah satunya melalui peninjauan revitalisasi Pasar Sentral Mekongga sebagai bagian dari upaya mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.
“Lokasi ini sebenarnya kita mengeluarkan dana CSR untuk membantu agar masyarakat lebih sejahtera. Pembangunan dalam dua tahap, mudah-mudahan ke depan lebih baik. Karena hakekat pembangun itu adalah membahagiakan segenap komponen bangsa di wilayah itu, dan secara luas membahagiakan negara kesatuan Republik Indonesia ini. Sehingga mereka juga berbondong-bondong untuk memutar perekonomian yang ada di daerah, dan itu didorong terus oleh Vale,” kata Mayjen (Purn) Fauzambi.
Dengan sinergi yang terus terjalin bersama pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan, PT Vale berharap kehadiran IGP Pomalaa dapat memberikan kontribusi berkelanjutan bagi daerah, negara, dan kesejahteraan masyarakat sekitar.
“Di sini saya melihat suatu keadaan yang cukup baik, baik dari pembangunan fisik perusahaan Vale maupun kerja sama antara Vale dengan unsur pemerintah daerah, unsur komponen-komponen lain pemangku kepentingan di Kabupaten Kolaka ini,” tegasnya.
Ia pun menilai rumus-rumus kebijakan manajemen PT Vale sudah cukup baik. ***



















