Iklan HUT korpri

Mengenal Cendy Si Anjing Pelacak yang Terlibat Pencarian Dokter Faisal di Tolitoli

Cendy si anjing pelacak
Seekor anjing pelacak bernama Cendy diterjunkan ke lokasi pencarian dr Faisal yang hilang secara misterius di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah. / Ist

ReferensiA.id- Beberapa hari terakhir ini masyarakat dibuat heboh atas hilangnya seorang dokter secara misterius di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah. Hilang sejak Jumat, 6 Mei 2022, dokter bernama Faisal itu belum juga ditemukan hingga saat ini.

Upaya pencarian dokter Faisal pun terus dilakukan. Bahkan pihak kepolisian yang terlibat dalam pencarian dokter yang dikenal dermawan itu harus menurunkan satu ekor anjing pelacak bernama Cendy.

Baca Juga:  Warga Temukan Kakek yang Hilang di Parimo dalam Kondisi Meninggal Dunia

Cendy si anjing pelacak anggota Unit K-9 Ditsamapta Polda Sulteng yang diturunkan punya cukup pengalaman. Pernah terlibat operasi pencairan korban bencana di beberapa lokasi.

Oleh bintara pawang satwa yang tergabung dalam Unit K-9 Ditsamapta Polda Sulteng, kesehariannya melatih Cendy untuk melakukan tugas search and rescue (SAR) atau pencarian dan pertolongan.

Baca Juga:  Soal Jual Beli Jabatan, Gubernur Sebaiknya Laksanakan Rekomendasi Tim Investigasi

Pengalaman tugas Cendy dalam tugas SAR cukup teruji. Saat bencana gempa, tsunami dan likuefaksi khususnya di Kota Palu, Cendy turut diterjunkan untuk membantu pencarian mayat korban yang belum ditemukan, demikian juga saat gempa di wilayah Mamuju Sulawesi Barat.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulteng Kombes Pol Didik Supranoto mengatakan, pada Rabu, 11 Mei 2022 kemarin, setidaknya ada 4 titik lokasi pencarian dr Faisal yang langsung dipimpin oleh Kapolres Tolitoli AKBP Ridwan.

Baca Juga:  Minggu Depan Polisi Periksa Saksi Terkait Kasus Kekerasan Seksual oleh Oknum Petinggi Partai IS

“Selain melibatkan Unit K-9 Ditsamapta Polda Sulteng berikut anjing pelacaknya, personel Polres Tolitoli pun bersama-sama melakukan pencarian, penyisiran dan pelacakan keberadaan dr Faisal,” ungkap Didik, Kamis 12 Mei 2022.