Polisi Sudah Periksa 3 Orang Terkait Kasus Klinik IMIP, Termasuk HRD dan Seorang Dokter

Kasus Klinik imip
Ilustrasi

ReferensiA.id- Kepolisian terus mendalami kasus Klinik IMIP. Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa tiga orang saksi. Bahkan Kepolisian memanggil puluhan tim pemeriksa kesehatan atau medical chek up (MCU) klinik di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) itu.

Hal itu berdasarkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) dengan nomor B/-213 /IX/Res.1.24/2026/ Reskrim yang dikeluarkan oleh Polres Morowali pada Jumat, 11 September 2026.

Dalam surat itu dirincikan, penyidik kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap tiga orang saksi, yakni Fiana Bong, Muhammad Agung Rifai dan dr Friselina Nuransi Mandiangan.

Baca Juga:  GR Terduga Perambah Hutan di Morowali Terancam Jemput Paksa Usai 3 Kali Mangkir dari Undangan Polisi

Fiana Bong merupakan korban atau pelapor dalam kasus ini. Sementara Muhammad Agung Rifai adalah Human Resource Development (HRD) perekrutan Eternal Tsingshan Indonesia Group di kawasan IMIP.

Adapun dr Friselina Nuransi Mandiangan diketahui merupakan seorang dokter penanggung jawab di Klinik IMIP.

Selain itu, puluhan saksi lainnya juga bakal dimintai keterangan terkait kasus yang dilaporkan oleh Fiana Bong sebagai calon tenaga kerja yang melakukan tes kesehatan di Klinik IMIP.

Baca Juga:  PT Vale Latih Tenaga Kerja Lokal Jadi Terampil dan Tersertifikasi

“Tindak lanjut penyidik/penyidik pembantu Unit I Satreskrim Polres Morowali mengirimkan undangan kepada saksi-saksi atas nama sdri Nachri Budi Paseru dan 21 orang tim medical check up Klinik PT IMIP,” begitu penjelasan dalam SP2HP yang ditandatangani oleh Kasat Reskrim Polres Morowali, AKP Wawan Kurnadi.

Awal pekan lalu, Kasat Reskrim Polres Morowali, AKP Wawan Kurnadi, kepada ReferensiA.id menyebut kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus itu.

Baca Juga:  Mengaku Sakit Hati Dicueki, Pria Ini Bunuh Teman di Kamar Kos

“Masih tahap lidik. Masih klarifikasi beberaapa saksi,” ungkap AKP Wawan Kurnadi saat itu.

Klinik IMIP dilaporkan ke polisi lantaran diduga mengeluarkan hasil tes kesehatan yang tidak sesuai. Seorang calon pekerja di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) dimasukkan ke daftar hitam perusahaan diduga akibat keterangan “palsu” dari klinik tersebut.

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *