MUI Sulteng Desak Pemkot dan Aparat Tindak Pihak Terlibat Praktik Prostitusi di Tondo

MUI Sulteng
Ilustrasi

ReferensiA.id- Majelis Ulama Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah (MUI Sulteng) menyampaikan keprihatinan mendalam atas maraknya praktik prostitusi yang terjadi di Kelurahan Tondo, Kota Palu.

Bagi MUI Sulteng, fenomena ini tidak hanya mencederai nilai-nilai moral dan agama, tetapi juga berpotensi merusak generasi muda serta tatanan sosial masyarakat.

Ketua Umum MUI Sulawesi Tengah, HS Ali Muhammad Aljufri dalam siaran persnya menegaskan, prostitusi merupakan perbuatan yang dilarang keras dalam ajaran Islam karena mengandung unsur zina, eksploitasi dan merusak martabat manusia.

Baca Juga:  Huntap Belum Tuntas, Target Adipura Dipertanyakan

Ia mengutip ayat Al-Qur’an, “Allah SWT berfirman: Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al-Isra: 32).

“Melalui kerja sama yang baik antara pemerintah, MUI, tokoh masyarakat, dan masyarakat umum, MUI yakin bahwa praktik prostitusi dapat diminimalisir dan nilai-nilai moral serta agama dapat ditegakkan kembali di Kota Palu,” jelas HS Ali Muhammad Aljufri dalam keterangannya, Kamis 28 Agustus 2025.

Baca Juga:  Wanita Ini Bawa Sabu ke Kantor Polisi saat Besuk Tahanan di Polresta Palu

MUI pun mendesak Pemerintah Kota Palu dan aparat penegak hukum untuk segera mengambil langkah tegas dalam menutup praktik prostitusi di Kelurahan Tondo serta menindak pihak-pihak yang terlibat.

Masyarakat juga diimbau agar turut serta mengawasi lingkungannya dan tidak memberi ruang bagi aktivitas yang bertentangan dengan ajaran agama dan norma sosial.

Mengajak tokoh agama, tokoh masyarakat, dan lembaga pendidikan untuk meningkatkan pembinaan moral, akhlak, serta pendidikan agama Islam, terutama bagi generasi muda.

Baca Juga:  Ingin Berakhir Pekan di Hotel? Coba Nikmati Promo di Hotel Zamrud Palu

MUI juga mendorong program rehabilitasi dan pemberdayaan ekonomi bagi para korban prostitusi, agar mereka dapat kembali ke jalan yang benar dan memperoleh penghidupan yang halal serta bermartabat.

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *