Iklan HUT Morowali PT Vale

Bahodopi Butuh Badan Pemerintah Pengelola Kawasan, Ini Alasannya Menurut TA Gubernur Sulteng

Pengelola kawasan
Tenaga Ahli Gubernur Sulawesi Tengah Bidang Investasi, Peningkatan Fiskal dan Stabilitas Ekonomi Daerah Andika. / Ist

ReferensiA.id- Tenaga Ahli (TA) Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Bidang Investasi, Peningkatan Fiskal dan Stabilitas Ekonomi Daerah Andika, menyebut perlu kehadiran negara dalam pengelolaan kawasan di lingkar pertambangan di Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, berbentuk badan administrasi pemerintah pengelola kawasan.

“Negara perlu hadir dalam pengelolaan Bahodopi sebagai kawasan industri berat terbesar di Asia Pasifik untuk melengkapi aspek pemenuhan hak-hak warga negara, lingkungan dan penataan kawasan,”ujar Andika dalam keterangannya, Selasa 5 Juli 2022.

Baca Juga:  Wagub Sulawesi Tengah Soroti Dana Bagi Hasil dari Pemerintah Pusat

Menurut Andika, Bahodopi dan Bungku Pesisir adalah hamparan hilirisasi produk turunan nikel dan bauksit yang dikelola dalam perspektif investasi global.

Pemerintah pusat kata Andika, memberikan sejumlah insentif fiskal sehingga daerah itu diminati secara oportunity, sekaligus keunggulan komparatif.

“Sedikitnya ada 4 kawasan hilirisasi, ada IMIP, Pan China, Vale, dan Transon, dan juga kawasan hulu penambangan. Disitu ada manusia dan hak-hak yang memerlukan kehadiran negara,” pungkas Andika.

Baca Juga:  Komitmen PT CPM untuk Pendidikan di Lingkar Tambang Poboya Dapat Tanggapan Positif dari Pengajar

Sejauh ini katanya, pemerintah pusat seperti kehilangan kendali dan terkesan membiarkan situasi di luar kawasan-kawasan industri.

Pemerintah pusat kata Andika, hanya memikirkan penerimaan, menarik royalti, PPh dan PPN pekerja tetapi tidak ada satu bentuk penatakelolaan kawasan menyeluruh yang mencerminkan standar pemenuhan hak.

“Pemerintah pusat harus menyadari bahwa royalti dan segala penerimaan dari usaha industrial harus pulang menjadi pembenahan kawasan dan menata kelola standar hidup manusia yang hidup di dalam kawasan,”ujar Andika.