DPRD Sulteng Tiru Strategi Digitalisasi dan Efisiensi Anggaran DPRD Banten

DPRD Sulteng
Ronald Gulla. / Ist

ReferensiA.id- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) melakukan kunjungan koordinasi ke DPRD Banten dalam rangka meningkatkan efektivitas kinerja alat kelengkapan dewan (AKD), Rabu 7  Mei 2026.

Dalam pertemuan tersebut, DPRD Sulteng mempelajari berbagai strategi tata kelola administrasi, digitalisasi pelayanan, hingga pelaksanaan fungsi pengawasan yang diterapkan DPRD Banten.

Rombongan DPRD Sulteng dipimpin Ketua Komisi II Yus Mangun bersama Sekretaris Komisi II Ronald Gulla. Turut mendampingi Sekretaris DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Moh Sadly Lesnusa, Kepala Bagian Fasilitasi Erwin, serta Kasubag Umum dan Kepegawaian Malki Nurgaha.

Baca Juga:  DPRD Sulteng Konsultasikan Raperda Komunikasi dan Informatika ke Kemendagri

Kedatangan rombongan diterima oleh Kepala Bagian Perundang-undangan, Fasilitasi Anggaran dan Pengawasan DPRD Banten, Sunandar, serta Kepala Bagian Umum Ibud Sihabudin.

Sekretaris Komisi II DPRD Sulteng, Ronald Gulla menilai DPRD Banten menjadi salah satu daerah yang berhasil menerapkan sistem digitalisasi administrasi secara optimal.

Berdasarkan pendapatnya, pengalaman DPRD Provinsi Banten penting dipelajari, terutama dalam menghadapi tantangan efisiensi anggaran dan pengelolaan data pemerintahan yang semakin terintegrasi.

Baca Juga:  Aksi Mahasiswa Tolak UU Ciptaker di Palu, Ajak Anggota DPRD Duduk Lesehan hingga Buka Puasa Siang Hari

“Digitalisasi menjadi kebutuhan dalam meningkatkan efektivitas kerja sekretariat maupun alat kelengkapan dewan. Karena itu, kami ingin mempelajari strategi yang telah diterapkan DPRD Banten,”ujar Ronald Gulla.

Sementara itu, Kabag Perundang-undangan, Fasilitasi Anggaran dan Pengawasan DPRD Banten, Sunandar menjelaskan seluruh kebutuhan sekretariat DPRD Banten direncanakan secara matang dan dikomunikasikan dengan anggota DPRD terkait.

Baca Juga:  8 Fraksi DPRD Sulteng Sampaikan Pandangan Umum Raperda APBD 2023

Ia mengatakan setiap agenda komisi, termasuk kegiatan komparasi dan pengawasan, telah dipersiapkan melalui perencanaan anggaran yang terukur.

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *