“Kita memahami bahwa rangkaian perayaan Nyepi, mulai dari malam pengerupukan hingga pelaksanaan Catur Brata Penyepian, merupakan bagian dari warisan nilai luhur Bhinneka Tunggal Ika yang mencerminkan kehidupan masyarakat yang menjunjung tinggi toleransi, kerukunan, dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” katanya.
“Melalui kesempatan ini, saya mengajak seluruh masyarakat Provinsi Sulawesi Tengah untuk terus memperkuat semangat kebersamaan, meningkatkan kolaborasi dan sinergi, serta menjaga persatuan dalam keberagaman, demi mewujudkan daerah yang aman, damai, dan sejahtera,” pesan Wakil Gubernur.
Ia berhara Hari Raya Nyepi membawa kedamaian, ketenangan batin, serta mempererat persaudaraan di antara semua umat. ***



















